1. Buat Jadwal Harian

Sebelum memulai semuanya, sebagai ibu bekerja Moms harus membuat jadwal harian terlebih dahulu. Masukkan seluruh aktivitas yang rutin Moms lakukan dalam satu hari dan atur pula waktunya. Jangan lupa setelah mengatur waktu, Moms harus menepatinya. Misalnya dalam satu hari Moms akan melakukan beberapa pekerjaan, seperti menyelesaikan deadline tulisan pada pukul 5.00 - 6.00, memasak pukul 6.00 - 8.00, menemani anak bermain pukul 8.00 - 12.00, maka tepati jadwal tersebut. Membuat jadwal namun tidak menepatinya hanya akan membuat Moms semakin kewalahan dalam mengatur waktu dan merusak hari Moms.

source: http://tieners.nu/hoe-maak-je-een-bullet-journal/

2. Susun Skala Prioritas

Setelah Moms menyusun jadwal aktivitas harian, maka Moms dapat memasukkan aktivitas tersebut ke dalam kuadran prioritas seperti gambar di bawah ini. Dasar penentuannya adalah kadar kepentingan dan kemendesakan aktivitas tersebut. Dengan memasukkan aktivitas ke dalam kuadran prioritas maka Moms akan terhindar dari perasaan terburu-buru karena tidak bisa menyelesaikan semua pekerjaan sekaligus. Prioritaskan waktu Moms untuk melakukan aktivitas dalam kuadran II saja, karena kuadran I akan membuat Moms selalu terburu-buru, sementara aktivitas dalam kuadran III dan IV akan membuat Moms tidak produktif.

source: http://info.kickfurther.com/how-to-multiply-your-time
baca juga

3. Tetapkan Gadget Time

Gadget adalah distraksi utama yang mengurangi produktivitas Moms dalam bekerja di dalam rumah. Saat anak tidur, maksud hati mau menyelesaikan tulisan yang tertunda malah berkelana di sosial media. Begitu anak bangun, malah Moms belum melakukan apa-apa dan merasa kehilangan waktu mengerjakan semua. Jadi, sudah saatnya Moms menetapkan waktu-waktu yang dialokasikan untuk berinteraksi dengan gadget, jangan sampai dalam sehari Moms terlalu lama menyimak gadget sehingga pekerjaan lain terbengkalai.

source: https://www.shutterstock.com/video/clip-27302836-stock-footage-profile-of-young-woman-in-her-bed-using-a-smartphone-and-smiling-a-beautiful-woman-in-a-light-bed.html?src=rel/3694910:9

4. Jangan Lupa Me-Time

Menjadi ibu yang bekerja di rumah tingkat stressnya cukup tinggi ya, Moms. Terkadang Moms merasa kesulitan menyeimbangkan hidup karena berada di rumah tidak memberi batas yang jelas kapan Moms harus mengubah peran, antara menjadi ibu atau pekerja. Karena itu Moms sangat butuh me-time. Jangan ragu melakukan me-time sederhana, seperti membaca buku, melakukan home-spa, atau sekedar ngemil-ngemil cantik. Waktu yang sebentar namun berharga ini cukup ampuh untuk mengembalikan kewarasan Moms mengurus anak, mengerjakan pekerjaan domestik dan mengurus pekerjaan Moms.

source: http://news.kobo.com/blog/get-some-me-time-this-mothers-day
baca juga

5. Delegasikan Pekerjaan

Dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang enggak habis-habis itu, atau pekerjaan Moms sebagai pebisnis rumahan misalnya, Moms tentunya butuh bantuan. Maka mendelegasikan pekerjaan bukan hal yang salah kok, Moms. Berbagi tugas dengan Dads, pasti bisa meringankan pekerjaan Moms. Atau kalau Dads juga tidak ada waktu untuk berbagi pekerjaan rumah, sesekali Moms bisa beli makan di luar atau me-laundry pakaian. Kalau Moms sibuk berbisnis dan sudah merasa kewalahan, mungkin Moms bisa meng-hire pegawai untuk meringankan pekerjaan Mommies.

source: https://www.focusonthefamily.com/marriage/daily-living/negotiating-chores-with-your-spouse

Nah, semoga tips-tips tadi cukup membantu Moms yang bekerja di rumah namun merasa kesulitas membereskan semua hal ya. Karena menjadi multitasking itu sungguh tidak mudah, Moms. Enjoy your motherhood, Moms.