Apa Saja Penyabab Munculnya Flek?

Pendarahan saat kamu mentruasi akan terlihat mirip tapi tidak sama dengan pendarahan karena luka. Warna darah mentruasi bernuansa dua tingkat lebih gelap dari pendarahan normal. Darah mentruasi bertekstur lebih kental, berat dan sukar mengering apabila menempel di celana dalam. Pada bercak darah di luar mentruasi, volumenya jauh lebih sedikit-hanya satu atau dua tetes darah dan cepat mengering.

Beberapa kemungkinan penyebab bercak darah atau flek adalah sebagai berikut :
 

  • Ovulasi. Selama ovulasi yang terjadi di satu siklus mentruasi kamu, kemungkinan menimbulkan flek ringan. Kadangkala disertai tanda kram disekitar perut.
  • Kehamilan. Sekitar 20 persen wanita mengalami flek selama tiga bulan pertama kehamilan mereka. Seringkali, darah muncul pada beberapa hari pertama kehamilan, saat sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan rahim. Banyak wanita salah mengira pendarahan implantasi ini adalah mentruasi sehingga beberapa perempuan tidak menyadari jika dirinya hamil.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS). Perdarahan tidak teratur adalah gejala PCOS, PCOS biasa terjadi pada wanita muda. Ini mengarah pada pertumbuhan kantung kecil berisi cairan di indung telur Anda. PCOS bisa menjadi gejala ketidak suburan pada kamu Moms.
  • Kontrol kelahiran. Pil KB dapat menyebabkan bercak, terutama saat Anda pertama kali menggunakannya atau beralih ke yang baru. Flek juga umum terjadi pada wanita yang memiliki alat kontrasepsi (IUD).
  • Fibroid rahim.  Benjolan non kanker bisa terbentuk di bagian luar atau dalam rahim. 
  • Infeksi. Infeksi di vagina, leher rahim, atau bagian lain dari saluran reproduksi Anda terkadang menimbulkan flek. 
  • Penyakit radang panggul (PID) adalah infeksi serius yang bisa Anda dapatkan dari penyakit menular seksual seperti klamidia atau gonore.
  • Polip leher rahim. Polip adalah pertumbuhan jaringan abnormal pada serviks. Ini bukan kanker, tapi bisa berdarah.
  • Menopause. Transisi ke menopause bisa memakan waktu beberapa tahun. Selama masa ini, masa menstruasi kamu kemungkinan akan lebih tidak terduga daripada biasanya. 
  • Keguguran. Keguguran juga menimbulkan pendarahan, biasanya diawali bercak kemudian darah dalam jumlah yang cukup banyak. 
  • Luka karena berbuhungan seksual. Aktifitas seksual yang tidak biasa, atau terlalu berlebihan bisa menimbulkan luka pada organ dalam kamu. Flek biasanya berupa darah segar
  • Tanda awal kanker. Meskipun jarang, bercak darah bisa juga menjadi tanda kanker. Kanker yang bisa menyebabkan pendarahan adalah kanker rahim, kanker leher rahim, kanker saluran kemih, dan kanker serviks

 

source: https://www.thefitglobal.com

Kapan Kamu Harus Khawatir?

Seperti yang disebutkan di atas, pendarahan di luar siklus mentruasi bisa jadi berbahaya tapi bisa juga menjadi tanda kamu mengalami gangguan serius. Jika kamu mengalami flek maka kamu harus memperhatikan seberapa berat pendarahan yang terjadi. 
Volume darah yang keluar mengharuskan kamu mengganti pembalut atau tampon lebih sering, kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Selain alasan tersebut, munculnya bercak darah yang membuat kamu harus segera menemui dokter adalah sebagai berikut :

  • bercak berat, menyebabkan mereka merasa pusing, atau disertai bau busuk
  • Penyebab bercak karena luka, misalkan karena aktifitas seksual yang berlebihan dan mengakibatkan pendarahan berat
  • Jika kamu percaya kamu hamil
  • Berlangsung selama beberapa hari disertai rasa sakit
  • Bercak ringan yang terus terjadi setidaknya selama tiga periode menstruasi
  • Pendarahan vagina setelah monopouse usai


 

source: https://cloudinary.com