DO-es
Ketika bayimu mengalami campak, terdapat sejumlah hal yang harus kamu lakukan untuk mengatasi campak tersebut, yaitu:

Pastikan Bayimu Meminum Obat Penurun Demam
Ketika campak terjadi, bayimu akan mengalami deman yang terbilang tinggi. Untuk itu, Beautynesian wajib memberikan bayimu obat penurun demam, seperti Paracetamol, Ibuprofen (Advil), ataupun Acetaminophen (Tylenol).
 

source: https://www.babycentre.co.uk/a1047947/how-to-give-your-baby-medicine


Tingkatkan Konsumsi Cairan
Campak juga dapat menyebabkan si kecil mengalami dehidrasi, karena demam, keringat berlebih, ataupun diare yang turut ia alami. Oleh karena itu, kamu harus membiarkan si kecil bed-rest di dalam ruangan yang tenang. Selain itu, kamu juga perlu memastikan bahwa kebutuhan minum si kecil terpenuhi. Kalau diperlukan, ada baiknya pula jika kamu meningkatkan air mineral dan Pedialyte yang diminum si kecil untuk mencegah timbulnya dehidrasi yang semakin parah.
 

source: http://www.mirror.co.uk/lifestyle/family/you-should-never-feed-your-9263200
baca juga


Berikan Vitamin C
Vitamin C dapat berperan dalam memerangi infeksi virus yang menyebabkan si kecil mengalami campak. Oleh sebab itu, ada baiknya jika Beautynesian memberikan vitamin C kepada si kecil, baik dalam bentuk suplemen ataupun buah-buahan asam yang mengandung vitamin C, seperti jeruk dan lemon.
 

source: http://www.huffingtonpost.com/2013/08/14/toddler-lemons-pucker_n_3756147.html


Waspada Terhadap Gejala Lainnya
Beautynesian juga perlu waspada terhadap gejala penyakit lainnya yang mungkin terjadi pada bayimu akibat campak, lho. Mulai dari diare, infeksi telinga, pembengkakkan otak, tuli akibat kerusakan otak, hingga pneumonia. They’re so dangerous for your baby, ladies!
 

source: http://baby.healthguru.com/video/baby-ear-infections
baca juga


Bawa Ke Dokter
Campak juga dapat diatasi dengan memeriksakan bayimu ke dokter, karena dokter pasti mengetahui cara terbaik untuk menyembuhkan bayimu. Selain itu, jika bayimu mengalami deman yang sangat tinggi (mencapai 40 derajat celcius), menunjukkan perilaku yang aneh seperti berhalusinasi atau terlalu mudah marah, mengalami sakit kepala atau gangguan mata/telinga, ataupun bernafas dengan cepat, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter ya, ladies!

source: https://www.wireltern.de/gesundheit-ernaehrung/expertenwissen/rotavirus-impfung.html



DON’T-s
Di sisi lain, ketika bayimu mengalami campak, terdapat sejumlah hal yang tidak boleh kamu lakukan, yaitu:

Jangan Biarkan Si Kecil Menggaruk
Jika bayimu mengalami campak dan sudah mengerti cara menggaruk, ia pasti akan menggaruk kulitnya akibat rasa gatal yang ia alami. Namun, Beautynesian tidka boleh membiarkan itu terjadi. Karena jika bayimu menggaruk kulitnya yang mengalami ruang, tubuhnya berpotensi mengalami infeksi lanjutan, ladies.
 

source: https://www.babycenter.com/baby-names


Jangan Berikan Obat yang Tidak Tepat
Ketika bayimu campak, jangan pernah memberikan obat berupa aspirin kepadanya, karena aspirin dapat meningkatkan risiko munculnya sindrom Reye (penyakit langka tanpi sangat berbahaya yang dapat merusak otak dan hati) terutama pada penderita infeksi virus campak. Selain itu, ada baiknya juga jika Beautynesian tidak memberikan obat pilek kepada si kecil, karena penelitian menemukan bahwa konsumsi obat ini tidak mengurangi gejala yang terjadi, bahkan dapat memperparah kondisi tubuh bayimu jika diberikan tidak sesuai dengan dosis yang seharusnya.
 

source: https://www.babycenter.com/404_when-can-i-give-my-child-aspirin-or-medicine-that-contains-a_1368476.bc