Ide ini muncul ketika beberapa menit lalu tiba-tiba chat WA saya berbunyi terus menerus karena adanya gempa di Banten berskala 6.4 SR. Jika ada kejadian gempa seperti ini, saya selalu teringat ke tahun 2011 dimana Jepang dilanda gempa dan tsunami dasyat yang memporak-porandakan wilayah Kanto terutama Fukushima karena pas bencana itu terjadi, pas juga saya sedang berada di Jepang selama 1 tahun. Saya tidak tinggal di Fukushima, namun gempa cukup terasa yakni sekitar 6 SR pada saat itu di Tokyo.

Tinggal selama 1 tahun di Jepang, membuat saya cukup terbiasa dengan gempa. Pada selama 1 tahun di sana juga, saya beberapa mendapat pelatihan dalam menghadapi gempa. Jepang memang terkenal dengan negara gempa, makanya pelatihan menghadapi gempa harus wajib diikuti oleh semua orang yang tinggal di negara tersebut. (Semoga Indonesia menyusul segera!)
Ketika tinggal di Korea pun, saya juga 1x pernah mendapat pelatihan gempa
(Bahkan Korea Selatan yang bukan negara gempa juga ada pelatihannya! Semoga Indonesia menyusul segera (2))

Nah berikut apa yang bisa kita lakukan ketika terjadi gempa adalah :
1. Segera mencari tempat perlindungan yang aman
- Jika di dalam ruangan dan tidak bisa keluar, segera berlindung di bawah meja
- Jika bisa keluar ruangan, segera keluar dan jauhi dari benda-benda yang berbahaya seperti dekat dengan tabung gas, minyak, pohon, dan lain-lain
- Jika dalam pusat keramaian, segera mencari tangga darurat dan keluar mengikuti petunjuk dari satpam/koordinator. Jangan panik, jangan dorong-dorongan.
  
                             

2. Lindungi bagian kepala
Kepala merupakan anggota tubuh yang vital. Sebisa mungkin saat berlindung, kita juga mengamankan kepala dengan menggunakan bantal, papan, atau apapun (terutama saat terjebak dalam ruangan). 

3. Mencari tempat evakuasi dan jauhi benda berbahaya
Penting bagi kita untuk mengetahui tempat evakuasi terdekat di lingkungan sekitar kita misalnya rumah dan kantor agar jika terjadi apa-apa, kita bisa segera keluar menuju ke sana. Saya teringat saat di Jepang, selalu memiliki titik-titik tertentu untuk berdiri jika terjadi gempa/tsunami bahkan titik ini menjadi salah satu poin penting yang harus dimiliki oleh gedung-gedung bertingkat

                                          

4. Setelah gempa terjadi :
- Jika masih dalam ruangan, segera keluar hingga kondisi stabil
- Memastikan diri kita terluka/tidak
- Pastikan bahwa sudah mematikan aliran listrik dan gas untuk sementara waktu hingga sampai kondisi kembali stabil
- Mendengarkan informasi yang dapat dipercaya dan ikuti himbauannya

                           
              waktu di Jepang, kita bahkan tidur di bawah meja karena takut terjadi gempa susulan


5. Tas darurat
Tas darurat ini bisa dipersiapkan untuk membantu jika bencana alam terjadi. Pada waktu di Jepang, setiap rumah dihimbau menyimpan tas darurat ini yang berisi seperti mie instan, air mineral, P3K secukupnya, pembalut, lampu senter, dan alat-alat kebutuhan pokok yang utama

Semoga bermanfaat