Tidak semua ana dapat dengan lantang mengenalkan diri di depan banyak orang, ada beberapa tipikal anak yang pada dasarnya memiliki sifat pemalu, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa terlihat percaya diri di depan banyak orang. Secara alami orang tua tentu ingin anaknya menjadi sosok percaya diri yang mau mencoba berbagai hal baru, tapi keinginan tersebut tentu tidak dapat dipaksakan. Meskipun begitu mommyasia akan berbagi beberapa panduan yang dapat menjadi acuan orang tua dalam membangun rasa percaya diri pada anak anda.

Memberi Ruang

Mengawasi anak memang penting, tapi ada kalanya kita perlu memberi sedikit kelonggaran kepada anak agar ia berani menghadapi tantangan baru dalam hidupnya, biarkan mereka melakukan kesalahan dan belajar dari situ. Jangan pernah berharap si kecil akan langsung sukses menaklukan tantangan tersebut, apabila ia mengalami kegagalan jangan langsung memperbaiki kegagalan tersebut karena itu hanya akan membuat si kecil merasa tidak mampu menyelesaikan tantangannya.

Beri Dorongan

Meskipun anak kita masih berusia di bawah lima tahun, rasa frsutasi terkadang ikut menghampiri kehidupan mereka. Di sini lah peran anda sebagai orang tua diperlukan, berikan motivasi pada si kecil bahwa merasa frustasi adalah hal yang wajar dialami oleh manusia, sampaikan juga padanya agar ia tidak berlarut-larut merasa frustasi. Anda bisa mengalihkan energi negatif si kecil dengan mengajaknya berbicara atau bermain mainan kesukaannya.

Tidak Berlebihan Dalam Menghukum dan Memberi Penghargaan

Ketika si kecil berhasil menyelesaikan tantangannya dengan baik, anda tentu ingin memberi pujian atas prestasinya. Begitu pun sebaliknya, ketika si kecil melakukan kesalahan bukan tak mungkin anda ingin memberi hukuman kepadanya. Semua hal tersebut adalah hal yang wajar dilakukan, namun anda tak perlu melakukannya secara berlebihan. Berikan pujian dan hukuman sewajarnya, poin penting dari kedua hal tersebut adalah untuk mengajarkan anak tentang konsekuensi perbuatannya.