1. Berhati-hati di Media Sosial
Moms hendaknya tidak mengumbar informasi pribadi di media sosial. Informasi-informasi tersebut, yakni termasuk nama lengkap si kecil, nama sekolah atau daycare, jadwal kegiatan playdate, alamat rumah, dan sebagainya. Sebagaimana yang Moms ketahui, informasi-informasi tersebut dapat dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk kejahatan penculikan anak serta mengundang bahaya pedofilia.
 

6 Cara Menghindarkan Anak dari Bahaya Pedofil

2. Berhati-hati Mengunggah Foto Buah Hati
Walaupun buah hati Moms yang masih bayi atau batita tampak amat menggemaskan saat sedang mandi, jangan sekali pun mengunggah fotonya di media sosial. Cukup dijadikan koleksi foto pribadi saja. Percayalah Moms, foto bayi sedang mandi yang terlihat lucu serta innocent di mata kita, justru dapat membangkitkan gairah seksual bagi para pelaku pedofilia. Begitu pula jika buah hati Moms sedang berenang dengan menggunakan bikini yang lucu. Pertimbangkan ribuan kali sebelum mengunggahnya di internet ya, Moms.
 

6 Cara Menghindarkan Anak dari Bahaya Pedofil
baca juga

3. Kumpulkan Data Identitas Orang yang Bekerja di Rumah
Jangan mempekerjakan orang sembarangan di rumah ya, Moms. Terlalu mudah percaya dengan orang asing yang berada di lingkungan tempat tinggal juga bisa menjadi bumerang. Perlu Moms ketahui, pelaku pedofil bisa datang dari mana saja, termasuk orang-orang di tempat tinggal Moms yang akrab dengan buah hati Moms.  Kumpulkan data identitas seluruh orang yang bekerja di tempat tinggal Moms dengan meminta salinan KTP, Kartu Keluarga, serta fotolah wajahnya dan simpan baik-baik di handphone Moms. Lakukan hal ini kepada asisten rumah tangga, supir pribadi, hingga petugas keamanan, baik yang menginap atau tidak menginap di tempat tinggal Moms, ya.
 

6 Cara Menghindarkan Anak dari Bahaya Pedofil

4. Ajarkan Buah Hati Bersikap pada Orang Asing
Ajarkan kepada buah hati Moms untuk berhati-hati dengan ajakan atau sapaan dari orang asing. Seberapapun ramahnya orang tersebut, apapun yang dikatakan orang tersebut, buah hati Moms tidak boleh begitu saja terpancing. Kenalkan juga buah hati pada anggota keluarga yang sedang bertandang ke rumah, serta kawan-kawan baik Moms dan suami. Pastikan buah hati Moms mengenal betul wajah dari orang-orang yang sering ada di keseharian Moms.
 

6 Cara Menghindarkan Anak dari Bahaya Pedofil
baca juga

5. Perkenalkan Organ Intim Buah Hati
Sedini mungkin, ajarkan buah hati Moms mengenai anggota tubuh dan organ intimnya ya, Moms. Pastikan bahwa buah hati Moms mengetahui betul mana bagian tubuhnya yang boleh dan tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain. Ajarkan juga pada buah hati untuk bereaksi dengan tegas jika ada orang selain ayah dan ibunya yang menyuruhnya untuk melanggar batas tersebut. Reaksi tegas ini mulai dari berkata "tidak", berteriak, bahkan memukul dan melarikan diri. Self defense amat baik diajarkan dari usia dini, Moms.
 

6 Cara Menghindarkan Anak dari Bahaya Pedofil

6. Gunakan Bantuan Teknologi
 Jika Moms terpaksa meninggalkan buah hati di tempat tinggal bersama pengasuh, baik dari orang asing maupun dari kalangan keluarga, sebaiknya Moms memasang kamera kecil atau nanny cam di setiap sudut tempat tinggal Moms. Dengan demikian, Moms tetap dapat selalu mengawasi kegiatan buah hati bersama pengasuhnya. Selain itu, ajari juga buah hati Moms untuk menggunakan internet secara aman. Dalam artian tidak mudah terpancing untuk berinteraksi secara online dengan orang-orang asing serta tidak bermain internet tanpa pengawasan Moms dan suami.
 
 

6 Cara Menghindarkan Anak dari Bahaya Pedofil