Jadi blog kali ini terinspirasi ketika ibun lagi nonton berita di Metro TV (tumben, biasanya gak jauh-jauh dari FOX ๐Ÿ˜), yang beberapa hari ini heboh membahas wawancara ketua MPR mengenai ada 5 partai yang tidak mempermasalahkan LGBT (kalau tidak salah ya hehee). Tapi tenaaannngg, bukan ini yang ibun mau bahas tapi ibun pengen ngajak buibuk semua untuk MENGENAL CIRI kaum LGBT sehingga bagi yang kontra dengan kaum ini bisa ambil ancang-ancang untuk membuat jarak atau kita sebagai orang tua bisa lebih waspada dan ada baiknya kita tahu dengan siapa anak kita berteman kelak. Jujur, sebelum tulisan ini terbit (cieleeh) ibun sudah galau setengah mati. Ibun sadar, ini topik yang SANGAT AMAT SENSITIF apalagi kita tinggal di Indonesia yang masih menentang keras kaum ini, sampai-sampai ibun harus konsultasi dengan suami dan beberapa teman terlebih dahulu ๐Ÿ˜€. Bismillah ya buibuk, semoga tulisan ini bermanfaat agar sebagai orang tua bisa lebih mengenal lingkungan sekitar kita.


Sebelumnya, sungguh tidak ada maksud untuk menyinggung pihak mana pun ๐Ÿ™๐Ÿป, maafkan jika ibun salah. Percayalah, ibun pun tidak pernah menyetujui pilihan mereka (LGBT) meski pun notabenya mereka adalah teman-teman ibun. Cuma ya balik lagi, ibun bisa apa? Karena ibun pun bukan siapa-siapa mereka. Itu pilihan mereka dan ibun yakin suatu saat mereka akan mencapai satu titik dimana akan “dipaksa” untuk memiliki kehidupan normal (menikah) oleh orang tua atau orang-orang terdekat. Dari curhatan mereka memang semua teman-teman ibun tersebut berniat berubah ketika dihadapkan dengan tuntutan itu. Mohon di doakan saja ๐Ÿ™๐Ÿป.

LGBT sendiri merupakan singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Jujur untuk transgender ibun tidak tahu karena memang belum pernah bertemu/kenal dengan orang-orang    transgender. Nah untuk lesbian, gay, & biseksual sedikit banyak ibun tahu karena beberapa dari teman-teman ibun merupakan bagian ini, kok tahu?. Ya karena lingkungan ibun dulu sangat memungkinkan untuk saling terbuka satu sama lain karena dulu kita menganut prinsip “yang penting lo asik dan enggak nyenggol gue.”. 

Nah karena pengalaman berteman langsung dengan mereka dan kadang juga menjadi tempat mereka curhat, ibun jadi paham seperti apa dunia mereka. Percaya tidak percaya, sesama LGBT akan tahu mana orang yang menganut aliran yang sama dengan mereka atau tidak. Kalau kata teman ibun, “Di kepala ini seperti ada antena yang bisa ngasih signal ke sesama.”. Begitu pun ibun, lama kelamaan ibun bisa menebak orang lain punya kecenderungan seks yang salah atau tidak sampai-sampai saat nongkrong bareng kadang sepupu ibun suka iseng nanyain gini, “Kalau cowok yang duduk disana gay apa bukan?, kalau yang itu gimana?”, dan lain-lain. Saking sudah khatam ciri-ciri LGBT. 

Yap, ini baru prolog hahahaa untuk ciri-ciri LGBT versi ibun bisa dibaca di blog selanjutnya ya bukibuk ๐Ÿ˜†.

 

Salam sayang dari Alta dan ibun โค๏ธ.