Pilih Tempat Penyimpanan ASI yang Kedap Udara


source: https://bulawayo24.com

Tempat paling bagus untuk menyimpan ASI adalah botol berbahan beling atau plastik dengan tutup kedap udara. Hal ini bisa menjaga formula susu agar tetap baik dan tidak terkontaminasi bakteri. Selain botol, saat ini ada pula plastik khusus kedap udara yang berbahan tebal untuk menyimpan ASI.


Bersihkan Tempat Penyimpanan ASI


source: https://www.thecut.com

Sebelum menyimpan ASI, bersihkan terlebih dahulu botol atau wadah penyimpanannya dengan bersih. Bersihkan tempat penyimpanan ASI menggunakan sabun khusus untuk mencuci peralatan makan bayi, dan gunakan air hangat untuk membilasnya.

baca juga


Sterilkan Tempat Penyimpanan ASI


Sterilisasi botol atau kemasan penyimpanan ASI perah merupakan step terpenting untuk menjaga kualitas ASI tetap bagus serta tidak tercemar kuman dan bakteri. Hal ini dapat mencegah perkembangan bakteri di dalam botol, sehingga ASI tidak cepat basi dan menjaga Si Kecil dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh bakteri. Sterilisasi botol penyimpanan ASI ini biasanya dilakukan dengan cara merebus botol di dalam air mendidih, tapi cara ini tentunya kurang praktis dan masih bisa berpotensi terkontaminasi bakteri saat mengeringkannya.

                                                             Panasonic Dish Dryer D-Sterile FD-S03S1

Sebaiknya, gunakan alat seperti Panasonic Dish Dryer D-Sterile yang selain dapat mengeringkan, tetapi juga mampu membunuh kuman, bakteri dan jamur pada alat makan. Bahkan, Panasonic D-Sterile ini telah terbukti mampu melumpuhkan bakteri seperti bakteri E-Coli penyebab diare dan demam, serta bakteri Staphylococcus aureus yang biasa menyebabkan keracunan makanan dengan suhu panas hingga 70 derajat Celcius.
 
Setelah membersihkan tempat penyimpanan ASI dengan sabun dan air hangat, kamu hanya perlu memasukkan ke dalam Panasonic Dish Dryer D-Sterile ini dan tunggu selama 20 menit hingga proses pengeringannya selesai. Sangat mudah dan praktis kan, Moms dibandingkan jika harus merebus botol di dalam air mendidih? Selain praktis, mensterilkan tempat penyimpanan ASI dengan Panasonic D-Sterile ini tentunya lebih aman.

baca juga


Cara Menyimpan ASI dan Waktu Penyimpanan


source: https://www.verywell.com/

Setelah alat penyimpanan ASI sudah steril, kamu bisa menyimpan ASI di dalam lemari pendingin. Untuk waktu penyimpanannya sendiri bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. Jika ASI akan digunakan beberapa hari kemudian, sebaiknya simpan di dalam lemari pendingin saja dan tidak perlu dimasukkan ke dalam freezer. Ini dia waktu penyimpanan ASI yang perlu Moms perhatikan:

  • ASI tahan hingga 6 jam jika disimpan di dalam suhu ruangan (25 derajat celcius)
  • ASI tahan hingga 24 jam jika disimpan di dalam boks pendingin dengan ice pack di dalamnya.
  • ASI tahan hingga 5 hari jika disimpan di dalam kulkas pada bagian lemari pendingin (suhu minimal 4 derajat celcius)
  • ASI tahan hingga 6 bulan jika disimpan di dalam freezer dengan suhu minus 18 derajat celcius. Tapi, perlu kamu ingat kalau nutrisi ASI dan vitamin C di dalamnya akan berkurang jika kamu membekukannya di dalam lemari pembeku. Belum lagi, ASI beku juga akan berubah warna, bau, dan konsistensinya, jadi sebaikya perpendek waktu penyimpanan ASI.