Nah, untuk menjawab pertanyaan Beautynesian tentang mengapa bayi kembar ada yang identik dan tidak, kamu perlu mengetahui bagaimana masing-masing jenis kelahiran kembar ini bisa terjadi, bukan? Oleh sebab itu, berikut ini merupakan penjelasan detailnya.
 


Dibalik Kembar Identik


For your information, pada masa ovulasi, indung telur yang dimiliki oleh wanita akan mengeluarkan sel telur yang matang. Nah sel telur inilah yang kemudian dibuahi oleh sel sperma sehingga bisa berkembang menjadi janin yang berkembang di rahim.
Pada kasus bayi kembar identik, sel sperma akan membuahi satu sel telur wanita yang telah matang. Kemudian, sel telur yang sudah dibuahi ini akan membelah menjadi dua (atau tiga, empat, dan seterusnya), sehingga akan tumbuh 2 buah (atau lebih, tergantung jumlah pembelahan sel telur tersebut) janin melalui satu telur pada rahim sang ibu. Nah, karena berasal dari satu sel telur dan sel sperma yang sama, ketika dilahirkan, bayi-bayi ini akan menjadi kembar identik, dengan susunan gen yang sama. Hal inilah yang kemudian membuat penampilan fisik bayi kembar identik menjadi sama persis, baik dari segi wajah maupun jenis kelamin. Yup, itulah cerita dibalik lahirnya bayi kembar identik, ladies.
Just a fun fact, kembar identik tidaklah dipengaruhi oleh umur orang tuanya ataupun garis keturunan. Pasangan yang tidak memiliki garis keturunan kembar dalam keluarga besarnya juga bisa memiliki bayi kembar yang identik, lho Beautynesian. Karena, dalam ilmu kedokteran, kembar identik merupakan salah satu fenomena spontan yang terjadi secara acak. How cool is that!
 

source: https://www.pinterest.com/pin/415316396862439506/
baca juga


Dibalik Kembar Tidak Identik


Now, let’s move on to proses pembentukan kembar tidak identik, ladies! Kembar fraternal (dizigot) atau yang dikenal dengan istilah umum ‘kembar tidak identik’ terbentuk ketika dua sel sperma membuahi dua sel telur berbeda yang dilepaskan oleh indung telur. Kedua sel telur yang telah dibuahi ini kemudian tumbuh menjadi janin kembar dalam rahim sang ibu.
Karena terbentuk, berkembang, dan lahir pada waktu yang bersamaan, tetapi berasal dari sel telur dan sel sperma yang berbeda, janin-janin ini akan berkembang menjadi bayi kembar dengan susuan genetik yang berbeda. Oleh sebab itu, bayi kembar ini akan menjadi bayi kembar tidak identik dengan penampilan fisik yang berbeda, baik dari segi wajah maupun perbedaan jenis kelamin.
Sayangnya, jenis kembar tidak identik ini umumnya terjadi jika ayah dan ibunya memiliki garis keturunan kembar dalam keluarga besarnya. Selain itu, wanita dengan usia diatas 35 tahun juga memiliki potensi yang lebih besar dalam memiliki bayi kembar tidak identik, karena pada usia ini, indung telur para wanita akan lebih berpotensi melepaskan lebih dari satu sel telur yang matang. Tetapi, jika kamu mengonsumsi obat-obatan penyubur kandungan, kamu juga berpotensi memiliki bayi kembar tidak indentik, lho Beuatynesian! It’s kinda cool, right?
 

source: https://www.pinterest.com/explore/boy-girl-twins/

Nah, bagaimana dengan penjelasan diatas? Sudahkah menjawab pertanyaanmu perihal mengapa bayi kembar ada yang identik dan tidak?