Moms, senang rasanya saat mendapati bayi kita memiliki tinggi serta berat badan yang normal dan perkembangannya pesat.  Namun parameter pertumbuhan bayi tidak hanya berdasarkan tinggi badan serta berat badannya saja lho Moms.  Salah satu parameter yang sering kita lupakan adalah ukuran lingkar kepala bayi.  Tak perlu harus ke dokter anak, di Posyandu pun petugas umumnya akan melakukan pemeriksaan rutin terhadap lingkar kepala bayi secara berkala.



Salah satu tujuan dilakukannya pengukuran lingkar kepala bayi adalah untuk mengetahui atau mendeteksi secara din mengenai kelainan atau gangguan yang terjadi pada tumbuh kembang anak.  Beberapa penyakit seperti mikrosefali (ukuran lingkar kepala bayi lebih kecil daripada ukuran lingkar kepala normal) dan bahkan makrosefali (ukuran lingkar kepala bayi yang lebih besar daripada ukuran lingkar kepala normal).  Walaupun ukuran kepala bayi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecerdasan bayi, namun ukuran lingkar kepala erat kaitannya dengan volume otak. 



Berikut adalah pertumbuhan ukuran normal kepala bayi Moms….

- Bayi baru lahir (0 bulan)= ukuran lingkar kepala normalnya adalah 34-35 cm

 - Bayi usia 0-3 bulan= terjadi pertambahan ukuran lingkar kepala bayi sebesar 2 cm setiap bulannya

- Bayi usia 4-6 bulan= terjadi pertambahan ukuran lingkar kepala bayi sebesar 1 cm setiap bulannya

- Bayi usia 6-12 bulan= terjadi pertambahan ukuran lingkar kepala bayi sebesar 0,5 cm setiap bulannya

- Bayi usia 12-24 bulan= terjadi pertambahan ukuran lingkar kepala bayi sebesar 2 cm setiap tahunnya
 


Moms, rutinlah melakukan pengukuran lingkar kepala pada fasilitas kesehatan yang ada.Deteksi dini terhadap gangguan serta penyakit pada anak akan lebih mudah ditangani.Karena penanganan medis tentunya akan lebih sederhana dilakukan pada saat kondisi penyakit bayi masih belum terlalu parah.