Definisi Bayi Tabung


Bayi tabung adalah istilah untuk fertilisasi in-vitro (in-vitro fertilization), yaitu proses pembuahan sel telur (ovum) oleh sperma yang terjadi di luar tubuh perempuan. Proses pembuahan berlangsung di dalam tabung kaca (in-vitro). Jadi istilah bayi tabung sesungguhnya tak meleset dari makna aslinya ya, Beautynesian. Bayi tabung ditujukan untuk membantu pasangan yang kesulitan mendapatkan keturunan akibat infertilitas maupun masalah-masalah kesehatan tertentu.

source: http://blog.drmalpani.com/2015/01/ivf-101-what-every-infertile-couples.html


 

Persyaratan Bayi Tabung


Persyaratan yang harus dipenuhi untuk program bayi tabung dapat bervariasi. Sebagai gambaran, University of Iowa Hospitals & Clinics mengajukan kriteria berikut untuk pasangan yang ingin mengikuti program bayi tabung.
 

  1. Usia – Calon ibu yang ingin mengikuti program bayi tabung akan dipertimbangkan apabila berusia kurang dari 43 tahun. Namun, program bayi tabung menggunakan sel telur pendonor atau embrio yang dibekukan dapat dilakukan sebelum usia mencapai 50 tahun.
  2. Penyalahgunaan narkotika dan alkohol – Pasangan dan pihak pendonor tidak terlibat penyalahgunaan alkohol (alcohol abuse), narkotika, maupun penyalahgunaan zat terlarang. Sangat dianjurkan bagi para perokok untuk berhenti.
  3. Kesehatan emosional – Dalam menjalankan program bayi tabung, pasangan harus sehat dan kuat secara mental. Orang yang didiagnosis memiliki gangguan kejiwaan disarankan untuk tidak mengikuti program tersebut. Pasangan dengan hubungan yang disfungsional, tidak stabil, maupun abusif perlu mendapatkan penanganan terpisah sebelum menjalani program bayi tabung.
  4. Kesehatan fisik – Faktor kesehatan fisik, misalnya berat badan berlebih atau obesitas dapat mempengaruhi hasil bayi tabung serta membuat kehamilan semakin beresiko. Pasangan yang obesitas dianjurkan untuk mengurangi berat badan terlebih dahulu.
  5. Pemeriksaan penyakit menular – Kedua pasangan perlu melakukan tes darah untuk HIV, Hepatitis (HBsAg dan C) serta RPR (Sifilis) dan menunjukkan hasilnya pada klinik yang akan menangani program bayi tabung.
  6. Tes untuk para calon ibu –  Dokumentasi tes darah tentang imunitas pada rubella dan dokumentasi pap smear terakhir.
source: https://singaporemotherhood.com/articles/2016/07/ivf-singapore-cost-getting-affordable/


 

baca juga

Biaya Program Bayi Tabung


Program IVF seringkali identik dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Namun apabila metode inseminasi alami maupun inseminasi buatan tak kunjung memberikan hasil, maka IVF adalah cara terakhir yang dapat ditempuh selain adopsi. Saat hendak memilih klinik IVF, pasangan sebaiknya mempertimbangkan penanganan dan tingkat keberhasilan program IVF di klinik tersebut.

Dilansir dari situs Kompas.com (22/02/2017) berikut ini adalah beberapa perkiraan biaya IVF di beberapa klinik dan rumah sakit penyedia layanan bayi tabung di Indonesia.

  • Klinik Morula IVF RS Bunda, Jakarta (Mulai Rp 50 juta)
  • Klinik Yasmin RSCM, Jakarta (Mulai Rp 45 juta)
  • Klinik Melati RSIA Harapan Kita, Jakarta (Mulai Rp 66 juta)
  • Klinik Aster RS Hasan Sadikin, Bandung (Mulai Rp 49 juta)
  • Klinik Daya Medika Kedoya, Jakarta (Mulai dari Rp 39,5 juta)
  • RS Dr Soetomo, Surabaya (Mulai dari Rp 40 juta)
source: http://www.whatclinic.com/fertility/thailand/bangkok/ivf-and-women-clinic-iwc