1. Ejakulasi di luar

Metode sebagai pengganti alat kontrasepsi seperti kondom yang bisa digunakan oleh suami adalah ejakulasi di luar. Ternyata berdasarkan penelitian, ada sekitar 35 juta pasangan di seluruh dunia bergantung pada teknik ini untuk pencegahan kehamilan darurat Seperti diketahui, saat berhubungan seks, suami akan menarik penisnya keluar dari dalam vagina ketika ia merasa akan ejakulasi atau sebelum mencapainya. Ejakulasi akan dilakukan terpisah, di luar dan menjauhi vagina, dengan sangat berhati-hati agar air mani tidak tumpah ke dalam vagina. 

source: https://simplefill.com

2. Suntik hormon

Buat moms yang belum tahu, suntik KB untuk pria tergolong sebagai kontrasepsi modern yang baru digarap dalam beberapa tahun belakangan ini. Suntik KB pria ini berisi hormon testosteron sintetis dan progestin (hormon wanita sintetis), untuk disuntikkan setiap 8 minggu sekali.  Suntik KB pria ini bertujuan untuk menurunkan kadar testosteron alami dalam tubuh pria untuk menekan proses pematangan sperma-sperma muda. Tertarik mencoba?

source: https://parents.com
baca juga

3. Kondom


Cara ini paling banyak digunakan oleh semua pasangan suami istri yang ingin mencehag kehamilan sementara. Seperti diketahui kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi modern yang tertua dalam sejarah. Catatan sejarah melaporkan bahwa kondom tertua yang pernah ditemukan berasal dari tahun 1642, namun penggunaanya itu sendiri sudah dimulai sejak 12.000 tahun lalu. Namun, kekurangan menggunakan kondom adalah jika ukuran yang terlalu besar berisiko longgar dan terlepas dan terlalu sempit berisiko mudah sobek. 

source: http://reps-id.com

4. Vasektomi


Vasektomi adalah operasi kecil (bedah minor) yang dilakukan untuk mencegah transportasi sperma pada testis dan penis. Vasektomi merupakan prosedur yang sangat efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan karena bersifat permanen. Dalam kondisi normal, sperma diproduksi dalam testis. Proses ini menyebabkan sperma tidak bisa bercampur lagi dengan air mani. Beberapa kekurangan dalam metode ini adalah dapat muncul beberapa komplikasi dan efek samping umum, misalnya perdarahan, infeksi, dan rasa tidak nyaman setelah tindakan tersebut dilakukan. 

source: http://womenpla.net