Permainan edukatif merupakan suatu kegiatan bermain yang bertujuan untuk memberikan pendidikan melalui cara yang menyenangkan. Kegiatan bermain sambil belajar ini dikemas dengan cara dan media yang menarik agar dapat diterima oleh anak usia pra sekolah. Permainan edukatif sendiri memiliki beragam manfaat, salah satunya adalah untuk merangsang perkembangan fisik maupun sosial anak usia pra sekolah. Berikut ini permainan edukatif untuk anak usia pra sekolah.
 


 


1. Origami

Origami adalah permainan seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Umumnya origami berbentuk persegi dengan berbagai macam warna. Anak usia pra sekolah dapat berkreativitas membentuk origami menjadi suatu bentuk yang mereka inginkan. Permainan ini dapat membantu perkembangan motorik, kreativitas, serta meningkatkan fokus anak. 
 

source: https://www.thespruce.com/


 

baca juga


2. Puzzle

Bermain puzzle dapat membantu mengembangkan motorik anak usia dini. Selain itu puzzle juga dapat membantu anak untuk belajar bersabar dalam menghadapi dan memecahkan masalah. Dengan bermain puzzle, anak juga akan semakin dilatih kemampuan imajinasinya. Puzzle yang digunakan untuk anak usia pra sekolah merupakan puzzle yang gambarnya tidak rumit dan ukurannya yang besar, tidak terlalu kecil.
 

source: http://www.redorbit.com/


 


3. Balok dan Lego

Permainan selanjutnya yang dapat mengedukasi si kecil adalah permainan balok dan lego. Permainan ini bermanfaat untuk melatih kreativitas, mengasah fokus, serta meningkatkan kemampuan motorik. Selain itu, anak usia pra sekolah memiliki imajinasi yang tinggi, itulah sebabnya dengan bermain balok dan lego, ia dapat mewujudkan imajinasi mereka menjadi suatu bentuk yang nyata, misalnya membuat bangunan, hewan, mobil, dan lain sebagainya.
 

source: http://brickdave.com/


 

baca juga


4. Bermain Peran

Bermain peran juga dapat mewujudkan imajinasi anak. Mereka dapat membayangkan menjadi dokter, menjadi ibu, menjadi insinyur, dan peran-peran lain dalam kehidupan. Dalam bermain peran, anak usia pra sekolah dapat berperan menjadi apapun yang mereka inginkan atau cita-citakan. Permainan ini dapat membantu dalam mengenalkan interaksi sosial, memupuk rasa percaya diri, dan mengenalkan peran-peran yang terdapat di kehidupannya.
 

source: http://www.firstdiscoverers.co.uk/