Fase 1 (anak usia 0-3 bulan)

Pada usia ini tentunya bayi belum memiliki kemampuan untuk menopang kepala atau lehernya sendiri. Dengan demikian, langkah yang bisa ibu lakukan adalah menopang kepala Si Kecil ketika menggendongnya. Nah, untuk melakukan exercise, yang dapat ibu lakukan kepada Si Kecil agar otot lehernya terlatih adalah sebagai berikut ini!

Fase 1 (anak usia 0-3 bulan)
source: http://www.amothershipdown.com
  1. Letekan Si Kecil pada posisi tengkurap atau dada dibawah agar dia terbiasa untuk menahan beban lehernya. Lakukan beberapa kali dalam sehari dengan waktu tidak lebih dari 3 menit.
  2. Ketika Si Kecil sudah terbiasa dengan posisi tengkurap, ajarkan dia untuk membalikan tubuhnya dari posisi tengkurap ke posisi telentang. Bantulah Si Kecil dalam proses latihannya tersebut, hingga dia terbiasa untuk sanggup membalikkan badannya sendiri.
  3. Rajin-rajinlah untuk membelai kepalanya sambil memanggil namanya sehingga Si Kecil akan mengangkat kepalanya untuk melihat siapa yang memanggilnya.

 
baca juga

Fase 2 (Usia 4-5 bulan)

Pada fase kedua ini, Si Kecil sudah mampu untuk melakukan posisi tengkurap, miring dan berguling. Tentunya gerakan tersebut sudah bisa ia lakukan sendiri dengan bantuan gerak tangan yang menjadi topangannya. Dengan begitu, stimulasi gerakan yang harus ibu lakukan berikutnya adalah sebagai berikut

Fase 2 (Usia 4-5 bulan)
source: https://babyclub.asda.com
  1. Bunyikan mainan di atas kepalanya ketika Si Kecil sedang tengkurap, dengan begitu dia aka berusaha untuk mengangkat kepalanya ke atas atau membalikkan badannya untuk melihat benda yang sedang dibunyikan.
  2. Mulailah untuk memberikan latihan duduk pada Si Kecil dengan cara menggendongnya dengan posisi duduk. Ketika sudah terbiasa dengan posisi duduk, maka biarkan Si Kecil untuk melakukan posisi duduk atas tempat tidurnya.

Fase 3 (7-10 bulan)

Pada fase yang ketiga biasanya Si Kecil sudah mampu untuk mengangkat badannya untuk mencoba merangkak dan duduk dengan kekuatannya sendiri. Pada fase ini, Si Kecil juga sudah akan mulai untuk menggunakan tangannya untuk melakukan sesuatu. Nah untuk merangsang motoriknya ibu bisa melakukan beberapa cara berikut ini.

Fase 3 (7-10 bulan)
source: http://pondokibu.com
  1. Seorang anak akan sangat bergantung kepada sang ibu, dengan demikian apapun yang dilakukan oleh ibunya, maka ia akan berusaha untuk menirunya. Nah untuk merangsang kekuatan motorik gerakan Si Kecil agar lebih lancar, lakukan gerakan merangkak bersama Si Kecil agar ia termotivasi untuk melakukannya bersama ibu.
  2. Mulailah untuk mengajarkan Si Kecil cara berdiri dengan mentitahnya beberapa kali dalam sehari agar ia terbiasa dengan gerakan tersebut.

 
baca juga

Fase 4 (Usia 11-12 bulan)

Pada fase keempat ini Si Kecil sudah mampu untuk melakukan gerakan-gerakan sulit seperti tengkurap, berdiri dan berjalan. Tips merangsang motorik kasar anak pada fase ini tentunnya ibu harus lebih sedikit berani untuk melakukannya. Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa ibu lakukan.

  1. Letakan mainan kesayanngannya di tempat yang agak sulit untuk dijangkau sehingga dia akan berusaha untuk mengambilnya. Di sini ibu tentunya harus selalu memberinya semangat dan dukungan agar Si Kecil memiliki keprcayaan diri untuk bergerak.
  2. Jika Si Kecil masih belum lancar untuk berjalan, maka ibu bisa mentitahnya dengan rutin agar otot kakinya berkembang. Karena mencapai usia satu tahun biasanya seorang anak sudah sanggup untuk berjalan sendiri tanpa pengawasan.
Fase 4 (Usia 11-12 bulan)
source: https://www.ibudanbalita.com

Gimana? Sudah siapkan ibu untuk melatih motorik Si Kecil? tentunya tips merangsang motorik kasar anak kali ini mudah untuk dilakukan kan? Semoga bermanfaat ya beautynesian!