Lakukan pemeriksaan pre-natal

Moms, peluang Kamu untuk hamil di usia awal 30 tahun ke atas sedikit lebih rendah dari pada di atas usia 20 tahun, dan resiko kamu mengalami masalah kehamilan lebih tinggi dibandingkan usia 20 tahunan. Untuk itu diperlukan pemeriksaan pre-natal lebih intens moms, pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan :
  • Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh seperti tekanan darah,kadar gula darah dan tes urine. Lakukan pemeriksaan rutin dengan dokter kandungan sebelum dan selama masa kehamilan.
  • Jika Kamu memiliki riwayat keluarga yang memiliki kelainan kromosom, perlu bagi kamu untuk melakukan tes untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin. Kelainan kromosom ini memang bisa mengenai siapa saja Moms, tapi resiko untuk mengandung janin dengan kelainan kromosom akan meningkat jika usia kamu di atas 30 tahun
  • Jika kamu mengalami gangguan kesuburan, siklus mentruasi tidak teratur, penyakit seksual, dan polycystic ovary syndrome (PCOS).  Sebaiknya segera lakukan terapi penyembuhan sebelum kamu memutuskan hamil ya Moms.
source: https://fthmb.tqn.com/lmNDbQOweGdtaxolDvxU58b7K9E=/768x0/filters:no_upscale()/76494408-56a629213df78cf7728ba32e.jpg

Perhatikan Kesuburan Kamu dan Pasangan

Kesuburan wanita sebenarnya mengalami penurunan perlahan semenak usia 29 hingga 35 tahun. Namun mayoritas perempuan di atas usia 35 tahun belum menunjukan masalah serius dalam hal kesuburan. Pada saat usia Kamu berkisar antara 38 hingga 40 tahun, resiko masalah kesuburan semakin meningkat. 

Peluang Kamu untuk berhasil hamil dalam waktu satu tahun adalah sekitar 75 persen. Tapi kesuburan berkurang sesuai bertambahnya usia Kamu, sehingga pada usia 30 tahunan, peluang Kamu untuk hamil dalam waktu satu tahun turun menjadi 65 persen, dan akan menurn seiring bertambahnya usia.

Nah Moms, jika kamu dan pasangan melakukan hubungan intim lebih sering dalam satu pekan tanpa pengaman. Kemudian dalam jangka waktu satu tahun setelah kamu memutuskan untuk melakukan program hamil, kamu belum kunjung hamil, maka segera periksakan kamu dan suami ke dokter kandungan. Dokter akan memeriksa lebih jauh apakah ada masalah kesuburuan yang perlu penanganan lebih lanjut. 
 

source: http://images.wisegeek.com/woman-with-pregnancy-test-hugging-man-in-white-shirt.jpg
baca juga

Miliki Gaya Hidup Sehat

Memiliki gaya hidup sehat sangat membantu kamu dan pasangan mempersiapkan kehamilan di atas 30 tahun. Beberapa di antara Kamu mungkin mengalami masalah tekanan darah, resiko diabetes, maupun masalah berat badan. Permasalahan itu harus segera ditangani dengan mengubah gaya hidup kamu Moms. 

Aturlah waktu istirahat kamu moms, jika kamu terlalu sibuk bekerja, maka kamu bisa kurangi atau atur ulang jadwal kamu. Hindari kebiasaan begadang, bangun siang, dan malas berolah raga. Jauh-jauh dari rokok, alkohol dan kafein deh Moms, 3 hal ini sangat mempengaruhi kesuburan kamu dan pasangan. Gaya hidup sehat juga mampu menurunkan kadar stress kamu lho Moms, sehingga peluang kamu hamil sehat meski di atas 30 tahun bisa lebih besar.

source: http://pregnancyclue.com/wp-content/uploads/2014/02/tips-for-a-healthy-pregnancy.jpg

Penuhi Nutrisi untuk Meningkatkan Kesuburan

 Selama persiapan kehamilan, kamu harus memperhatikan apa saja yang kamu konsumsi agar tubuh kamu siap menerima janin dan menjadi tempat terbaik baginya untuk tumbuh sehat. Selain itu, makanan sehat mempengaruhi kesuburan kamu dan pasangan lho Moms. Simak yuk beberapa makanan yang harus kamu konsumsi untuk membantu meningkatkan kesuburan :
  • Biji-bijian mengandung banyak protein nabati yang dibutuhkan oleh wanita hamil. Selain itu kandungan etsrogen dalam biji-bijian seperti kedelai sangat baik untuk kesuburan
  • Brokoli mampu memperbaiki masalah ketidak seimbangan hormon sehingga bisa mempengaruhi proses ovulasi. Selain itu brokoli juga mengandung estrogen lho moms
  • Salmon memiliki asam lemak omega-3 yang bisa meningkatkan proses ovulasi dalam tubuh. Selain itu, konsumsi asam lemak omega-3 dapat menurunkan resiko keguguran
  • Makanan kaya asam folat seperti pisang, sayuran hijau, dan buah-buahan. Menurut The Center for Disease Control(CDC), perempuan yang berencana  hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat  400 mikrogram/hari untuk mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio. 
source: http://images.onlymyhealth.com/imported/images/2013/October/21_Oct_2013/Pre-Pregnancy-Diet-650x325.jpg