Sebelum memutuskan untuk mendonorkan ASI-mu, Beautynesian perlu lho memahami sejumlah hal terkait proses donor ASI yang benar. Pertama, donor ASI hanya boleh dilakukan atas permintaan ibu kandung atau keluarga bayi yang bersangkutan. Profilmu seperti identitas, agama, dan alamat juga perlu diketahui dengan jelas oleh ibu kandung atau keluarga bayi yang menerima donor ASI darimu, lho.  Selain itu, donor ASI hanya dapat dilakukan jika pendonornya sudah setuju setelah mengetahui identitas dari bayi yang bersangkutan. Jika ingin menjadi pendonor, kamu juga harus dalam kondisi sehat, lho. Satu lagi, ASI itu tidak diperjualbelikan lho! Yup, you do it for free, for helping babies and their families out there! Isn’t it wonderful?
 

Sumber Referensi : Peraturan pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif, Pasal 11 Ayat (2).
source: http://www.theepochtimes.com
baca juga

Well, ketentuan donor ASI enggak hanya meliputi hal-hal diatas, ladies. Untuk bisa menjadi pendonor ASI, kamu perlu memenuhi sejumlah persyaratan lain lho. Well, inilah daftar persyaratan yang perlu Beautynesian penuhi.

  • Kamu wajib memiliki produksi ASI minimal 2-3 liter per hari.
  • Kamu mempunyai bayi yang berusia kurang dari 6 bulan.
  • Produksi ASI Beautynesian sudah mampu memenuhi kebutuhan bayimu dan bermaksud mendonorkan ASInya karena memiliki ASI yang berlebih.
  • Kamu tidak mendapatkan transfusi darah atau transplantasi organ selama 1 tahun terakhir.
  • Beautynesian tidak mengonsumsi obat-obatan yang dapat mempengaruhi kondisi bayi.
  • Kamu atau pasangan seksualmu tidak memiliki riwayat atau risiko penyakit menular, seperti HIV, HTLV2, hepatitis B/C, serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol, obat-obatan ilegal, ataupun rokok.


Jika kamu berhasil memenuhi sejumlah persyaratan tersebut, kondisi kesehatan kamu akan diperiksa, ladies. Kamu wajib menjalani sejumlah tes, mulai dari HIV, HTLV,  sifilis, hepatitis B, hepatitis C, dan CMV untuk memastikan bahwa kamu sehat secara fisik. Nah, jika hasil tes kesehatan kamu positif, ASI kamu akan diperiksa oleh tim khusus dengan cara pasteurisasi untuk memastikan bahwa ASI tersebut bebad dari virus maupun bakteri. At the end, jika ASI kamu positif sehat, you can start donating your breast milk to babies out there who need it, ladies! 

Sumber Referensi : http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/donor-asi

 

source: http://www.whattoexpect.com
baca juga


Tapi ingat, kamu tetap perlu mematuhi tata cara memerah dan menyimpan ASI yang tepat, ladies.  Mulai dari mencuci bersih tangan kamu sebelum memerah ASI di tempat yang bersih, menggunakan pompa ASI yang mudah dibersihkan, serta menyimpan ASI pada tempat tertutup, botol kaca, botol bayi, ataupun kontainer plastik dari bahan polypropylene atau polycarbonate.

Sumber Referensi : http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/donor-asi

 

source: http://www.momjunction.com

Yup, syarat menjadi pendonor ASI memang cukup panjang, ladies! Tapi, ketika kamu berhasil memenuhi seluruh persyaratannya dan dapat mendonorkan ASI kamu bagi bayi-bayi yang membutuhkan, kamu pasti akan merasa sangat puas, bahagia, dan pastinya bangga sama diri kamu. Well, berbuat baik memang perlu pengorbanan, bukan?
 

source: https://confessionsofanorganicmama.wordpress.com