Kenapa Moms Perlu Diperiksa Pasca Melahirkan?

Setelah diizinkan membawa bayi pulang ke rumah, dokter akan meminta Moms untuk datang kembali ke rumah sakit menjalani kontrol rutin pasca melahirkan. Biasanya dokter menjadwalkan kontrol ini selama 4 atau 6 minggu ke depan. Tujuannya tidak hanya memantau perkembangan fisik saja, namun juga psikologis dan berbagi saran tentang apa yang Moms butuhkan ke depannya. 

Di sisi lain, kontrol dengan dokter ini akan sangat menguntungkan Moms karena bisa bebas bertanya mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pasca melahirkan, kapan bisa berolahraga lagi, pantangan makanan, kapan berhubungan seks kembali dengan suami dan sebagainya. 

Tak perlu merasa terbebani dengan janji jadwal temu ini ya, Moms. Karena sebenarnya Moms lah yang paling membutuhkannya. 
 
source: https://www.shutterstock.com

 

Pemeriksaan Pasca Melahirkan Normal

Sebenarnya ada banyak pemeriksan akan Moms perlu lakukan sehabis melahirkan normal, jadi tidak hanya terbatas pada 5 poin saja. Adapun pemeriksaan itu di antaranya: 

1) Pemeriksaan tekanan darah dan berat badan, apakah dalam keadaan normal atau terjadi penurunan ataupun kenaikan. 

2) Pemeriksaan perut untuk memastikan perut dalam kondisi normal dan tidak nyeri atau tidak nyaman terutama saat ditekan.

3) Memeriksa organ genital bagian luar dan perineum. Jika Moms melakukan episiotomi saat melahirkan, maka dokter akan memastikan kondisinya sudah pulih benar. 
 

source: http://www.look4ward.co.uk

4) Melakukan pemeriksaan spekulum untuk melihat vagina dan leher rahim. Dokter memeriksa untuk mengetahui apakah ada luka memar ataupun goresan. 

5) Memeriksa bagian dalam panggul untuk memastikan apakah rahim sudah menyusut atau tidak. Kemudian dilajutkan dengan memeriksa serviks dan ovarium jikalau terjadi masalah atau kembali normal seperti sebelumnya. 
 

baca juga

Pemeriksaan Lain Jika Diperlukan

Selain 5 hal penting di atas, ada beberapa kondisi yang mungkin butuh pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, di antaranya: 

- Tes laboratorium, berupa tes darah jikalau Moms kehilangan banyak darah saat melahirkan sehingga menyebabkan anemia dan tes gula darah untuk mengetahui status kesehatan Moms apakah terkena diabetes atau tidak. 

- Memberikan vaksin kalau tubuh Moms memerlukannya, seperti suntikan tetanus, difteri, pertusis, vaksin flu, dan vaksin rubela atau cacar air. 
 

source: https://www.timesofisrael.com