Kelainan Kromosom

Sebanyak 60 persen keguguran di awal kehamilan disebabkan oleh kelainan kromosom yang terjadi saat pembuahan. Normalnya jumlah kromosom masing-masing individu adalah 23 pasang, tapi pada saat kelainan ini terjadi, sel telur atau sperma membawa kromosom dalam jumlah yang salah.  Dalam kasus ini, implan telur, plasenta dan kantung rahim berkembang, tapi embrio yang dihasilkan berhenti berkembang sangat awal.
Kelainan kromosom saat proses pembuahan ini dinamakan blighted ovum (saat ini biasanya disebut di kalangan medis sebagai kegagalan kehamilan dini). Sebenarnya, kelainan kromosom bisa dideteksi melalui serangkaian tes. Hal ini sangat direkomendasikan bagi pasangan yang mengalami keguguran berulang.
Kelainan Kromosom
source: http://www.kidborn.com/wp-content/uploads/2017/01/What-causes-miscarriage.jpg

Riwayat Kesehatan Sang Ibu

Bagi Moms yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes dan tiroid yang tidak tertangani dengan baik, sangat mungkin mengalami keguguran. Penyakit ini menyebabkan embrio tidak dapat bertahan di uterus dan mengakibatkan kematian janin. 
Selain diabetes, Gangguan autoimun (seperti sindrom antifosfolipid atau lupus) menjadi penyebab keguguran yang terjadi. Antibodi antifosfolipid - antibodi yang menyerang jaringan tubuh sendiri, termasuk embrio - menyebabkan banyak terjadi keguguran. Meskipun ada beberapa kasus kehamilan pada ibu dengan kelainan sistem imun ini dapat berhasil. 

Riwayat Kesehatan Sang Ibu
source: https://fthmb.tqn.com/MDkarwMjTmLVhQmXqfO7MlvoRbY=/768x0/filters:no_upscale()/GettyImages-487702265-571049635f9b588cc2aa00e6.jpg
baca juga

Kelainan pada Uterus dan Serviks

 Anomali rahim (kelainan bawaan pada ukuran maupun bentuk rahim) menyumbang 10 persen sebagai penyebab keguguran. Jika Kamu memiliki kelainan rahim seperti uterus yang terbelah atau disebut uterine septum maka keguguran terjadi karena embrio tidak dapat ditanamkan. Meskipun embrio bisa menempel, embrio tetap sulit bertahan karena tidak dapat emperoleh makanan. 
Serviks yang lemah atau tidak kompeten adalah masalah lain yang dapat menyebabkan keguguran, karena menjelang akhir trimester pertama janin telah tumbuh cukup besar sehingga serviks mulai menegang. Jika leher rahim melemah, ia tidak bisa menahan janin masuk. Kedua masalah tersebut bisa di tangani dengan jalan operasi. Biasanya dokter akan menyarankan Moms untuk istirahat total selama kehamilan. 

Kelainan pada Uterus dan Serviks
source: http://cdn2.momjunction.com/wp-content/uploads/2016/01/Miscarriage.jpg

Infeksi Bakteri

Moms, pada saluran kelamin baik miliki perempuan maupun pria hidup berbagai macam bakteri baik yang menguntungkan maupun yang merugikan.  Mycoplasma hominis dan Ureaplasma urealyticum adalah dua jenis bekteri yang merugikan, karena bisa meningkatkan resiko keguguran. Pada perempuan, infeksi bakteri tersebut mempengaruhi endometrium sehingga janin tidak dapat berkembang dengan baik. Tidak ada gejala yang menyertai jika Moms atau pasangan terinfeksi bakteri ini. Cara untuk mengetahui apakah Moms terinfeksi adalah dengan melakukan tes. 
 

Infeksi Bakteri
source: http://cdn.newsapi.com.au/image/v1/7ef061ac2fc760b3b94391d83bde0fcd
baca juga

Lingkungan yang tidak sehat dan gaya hidup Ibu

Faktor lain yang menyebabkan terjadinya keguguran adalah faktor lingkungan yang tidak sehat seperti racun lingkungan (polusi) maupun paparan  zat berbahaya dari tempat anda bekerja. 
Selain paparan zat berbahaya, obat-obatan tertentu yang Moms konsumsi meningkatkan resiko keguguran. Hal ini juga berlaku untuk obat resep, termasuk obat nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) seperti ibuprofen dan aspirin.
Moms yang memiliki gaya hidup tidak sehat seperti mengonsumsi kafein berlebihan, rokok, minuman keras juga memicu terjadinya keguguran. Nikotin melintasi plasenta dan mengganggu suplai darah dan pertumbuhan janin. 
Kelelahan dan stress yang tinggi serta masalah kelainan berat badan adalah masalah lain yang sering mengakibatkan keguguran. 


Nah Moms, supaya kehamilan yang Moms persiapkan lebih sehat sampai persalinan kelak, yuk miliki gaya hidup sehat dan selalu awasi apapun yang terjadi dengan tubuh kita.

Lingkungan yang tidak sehat dan gaya hidup Ibu
source: http://images.wisegeek.com/pile-of-cigarettes.jpg