Cegukan pada bayi disebabkan karena adanya perubahan emosi dan belum matangnya fungsi saraf yang berfungsi untuk mengatur diafragma. Pasalnya, diafragma dapat memberi pembatas antara dada dan perut bayi. Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir karena cegukan yang dialami oleh bayi tidak membahayakan kesehatannya.
 
Cegukan pada bayi sebenarnya normal dan wajar asal tidak mengganggu tidur dan makannya. Selain itu, cegukan pada bayi umumnya akan hilang sendirinya saat ia tertidur. Namun, agar cegukan pada Si Kecil cepat berhenti ada beberapa cara yang dapat orangtua lakukan dan harus dilakukan dengan cara yang benar seperti berikut.

source: http://www.firdaus45.com/2014/12/cara-memberikan-asi-pada-bayi.html


1. Memberikan Air Hangat
Cara menghentikan cegukan pada bayi yang paling mudah adalah dengan memberikan air hangat. Pasalnya, air hangat dapat membuat tubuh bayi lebih hangat yang membuat perut bayi menjadi lebih hangat sehingga cegukan pun cepat berhenti.


2. Merubah Posisi Menyusui
Mengapa merubah posisi menyusui dapat menghentikan cegukan pada bayi? Umumnya cegukan dialami bayi saat ia menyusu. Hal tersebut terjadi karena tanpa disengaja bayi menelan terlalu banyak udara saat menyusu. Oleh karena itu, Ibu disarankan untuk merubah posisi menyusui yang benar untuk membatasi udara yang masuk ke mulut bayi.
 
baca juga
source: http://bidanku.com/Kesehatan-Bayi/Page-3?PageSpeed=noscript


3. Sandarkan Bayi
Cara menghentikan cegukan pada bayi lainnya adalah dengan menyandarkan bayi sembari menepuk punggungnya secara pelan-pelan. Menyandarkan bayi dapat mendorong udara ke atas atau keluar sehingga cegukan pun cepat berhenti. Selain itu, hentikan menyusui Si Kecil saat ia mengalami cegukan dan lanjutkan kembali saat cegukannya sudah berhenti.


4. Sendawa
Usai menyusui Si Kecil, bantulah ia untuk bersendawa untuk menghentikan cegukan. Ibu hanya perlu mengangkat tubuh bayi dan sandarkan ia dengan posisi berdiri di bahu Ibu sambi menepuk-nepuk punggungnya dengan perlahan.


Walaupun tidak membahayakan, namun ada baiknya jika Ibu mencegah bayi mengalami cegukan dengan memberikan makan secara teratur. Akan tetapi perlu diingat bahwa pemberian makanan hanya boleh dilakukan saat bayi sudah berusia enam bulan. Berikanlah makanan sedikt demi sedikit secara perlahan. Namun, jika lebih dari satu jam cegukan yang dialami bayi tidak juga berhenti, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.