Kacang-Kacangan

Makanan pertama yang perlu kamu waspadai pemberiannya pada si kecil adalah kacang-kacangan. Bentuknya yang kecil dan banyak mudah sekali tergelincir dalam mulut si kecil. Jangankan balita, orang dewasa saja sering mengalami tersedak karena kacang. Itulah sebabnya, hindari pemberian kacang pada balita sebelum memasuki usia 5 tahun.
 

Hati-Hati! Ini Daftar Makanan Yang Berisiko Menyebabkan Anak Tersedak
source: https://www.ibudanbalita.com/


 


Bakso

Selain kacang, makanan yang juga memiliki risiko membuat balita tersedak adalah bakso. Ukurannya yang sedang membuat bakso mudah sekali tergelincir dan tersangkut di kerongkongan si kecil. Itulah sebabnya kamu perlu memotong kecil-kecil bakso sebelum memberikan bakso pada si kecil. 
 

Hati-Hati! Ini Daftar Makanan Yang Berisiko Menyebabkan Anak Tersedak
source: https://www.cooksmarts.com/


 

baca juga


Ikan Dan Ayam Bertulang

Meskipun di usia 4 tahun si kecil sudah bisa makan sendiri, cobalah untuk menyiapkan makanannya dengan tulang yang sudah dipisahkan. Beberapa ibu biasanya terlalu malas untuk memisahkan ayam dari tulangnya atau ikan dari durinya. Padahal, banyak dari mereka yang kesulitan membedakan duri ikan dan tulang-tulang kecil pada ayam. Jadi, pastikan kamu sudah memisahkannya agar makanan si kecil lebih aman dan tidak membuat mereka tersedak.
 

Hati-Hati! Ini Daftar Makanan Yang Berisiko Menyebabkan Anak Tersedak
source: http://www.ndtv.com/


 


Permen

Terakhir, makanan kecil yang sangat dekat dengan anak-anak adalah permen. Kamu dapat dengan mudah menenangkan anak yang rewel atau ngambek dengan memberinya permen. Akan tetapi, pemberian permen perlu pada balita perlu untuk pertimbangkan baik-baik. Apalagi jika permen yang dimaksud memiliki tekstur yang halus dan licin karena dapat membuat si kecil tersedak. 
 

Hati-Hati! Ini Daftar Makanan Yang Berisiko Menyebabkan Anak Tersedak
source: http://philly.com/


Nah, itulah beberapa makanan yang perlu kamu awasi pemberiannya agar si kecil tidak tersedak. Umumnya, anak mulai bisa mengendalikan makanan yang berada di mulutnya saat sudah memasuki usia 5 tahun. Hal ini disebabkan bayi dibawah usia 5 tahun kemampuan oral motorik si kecil masih mengalami pertumbuhan dan perkembangan.