1. Posisi yang Nyaman

Saat hendak menyusui, maka carilah posisi yang menurutmu nyaman baik bagi ibu dan bayi. Ibu bisa duduk bersantai di kursi ataupun mengambil posisi lainnya. Setelah menemukan posisi yang nyaman, maka pastikan pula si kecil juga dalam posisi benar agar mudah menelan ASI. Badan dan kepalanya berada pada satu garus lurus. Lalu, topang leher, bahu, dan punggungnya.

2. Latch On atau Perlekatan Sempurna
Perlekatan sangat penting saat menyusui karena merupakan tanda bayi menyusu dengan benar. Saat menyusui dapatkanlah latch-on yang sempurna. Caranya, segera masukkan payudara ke mulut bayi ketika rahang bawahnya mulai terbuka. Kalau Moms menunggu sampai mulutnya terbuka lebar, maka mulut bayi justru akan mulai menutup. Akibatnya, Moms akan kehilangan kesempatan untuk memasukkan sebagian besar payudara. Begini tanda-tanda pelekatan yang baik: area areola yang terlihat di atas mulut bayi lebih luas dari pada bagian bawahnya; mulut bayi terbuka lebar; bibir bayi terlipat keluar dan dagu bayi dapat menempel pada payudara ibu.
 

1. Posisi yang Nyaman
source: https://www.lansinoh.co.uk

 

3. Obati Kalau Payudara Nyeri

Kalau Moms mengalami rasa sakit saat menyusui, maka hal itu bisa jadi karena beberapa alasan. Penyebab umumnya adalah payudara bengkak karena ASI yang membanjir, dermatitis, infeksi jamur, mastitis dan karena kelainan bawaan pada organ mulut bayi yakni tongue tie. Beberapa penyebab sakit juga karena bayi sedang tumbuh gigi. Jangan biarkan rasa sakit ini berlarut-larut, karena bisa menghambat proses menyusui. Segera bekonsultasi dengan dokter dan jalani pengobatan ya, Moms! 
 

3. Obati Kalau Payudara Nyeri
source: http://sevimlibala.com

 
baca juga

4. Pelajari Teknik Memerah atau Pumping

Menyusui lewat payudara langsung memang metode yang baik karena bisa membangun bonding erat antara ibu dan bayi. Namun, tak semua ibu bisa bertahan dengan menyusui langsung karena berbagai alasan, salah satunya bekerja. Nah, kalau kamu termasuk di dalamnya, maka tetap berikan ASI kepada bayi dengan memerah atau memompa ASI. Ada satu rahasia yang perlu kamu ketahui Moms. Waktu terbaik untuk memerah ASI adalah setelah menyusui bayi untuk pertama kalinya. Memerah ASI juga lebih mudah dilakukan karena sudah tersedia banyak varian pompa. 
 
4. Pelajari Teknik Memerah atau Pumping
source: https://rockingmama.id

 

5. Dapatkan Dukungan Dari Suami, Keluarga dan Ahli

Menyusui merupakan kerjasama tak hanya antara ibu dan bayi, melainkan juga suami dan anggota keluarga lainnya. Suami harus ikut turun tangan saat Moms menyusui, seperti menyendawakan bayi setelah disusui maupun memberikan pijatan lembut. Kalau misalnya menemui masalah saat menyusui, maka jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan ahli laktasi. Jika masalah terpecahkan, maka Moms dipastikan akan lancar menyusui. 
 

5. Dapatkan Dukungan Dari Suami, Keluarga dan Ahli
source: https://www.familyeducation.com