Siapkan Dokumen dengan Lengkap

Hal pertama yang harus kamu persiapkan untuk membuat paspor bayi sebenarnya sama seperti membuat paspor orang dewasa, yaitu beberapa dokumen pendukung. Nah, berikut ini adalah dokumen yang wajib untuk kamu persiapkan sebelum mengajukan pembuatan visa ke Kantor Imigrasi:

  1. Dokumen asli dan fotokopi KTP orang tua.
  2. Dokumen asli dan fotokopi Surat Perkawinan orang tua.
  3. Dokumen asli dan fotokopi Akta Kelahiran atau ijazah orang tua.
  4. Dokumen asli dan fotokopi Akta Kelahiran anak.
  5. Dokumen asli dan fotokopi Kartu Keluarga.
  6. Dokumen asli dan fotokopi paspor orang tua yang masih berlaku (halaman depan dan belakang.
Wah, Ini Dia Tips Membuat Paspor Bayi yang Harus Diketahui Sebelum Mengajak Si Kecil Traveling!
source: https://www.pegipegi.com/


 


Mengajukan Pembuatan Paspor

Saat ini, membuat paspor sudah semakin mudah dengan beragam pilihan cara, diantaranya adalah pengajuan secara online maupun offline. Setelah itu, kamu akan mendapatkan nomor antrian untuk nantinya dilakukan wawancara dan pengambilan foto di Kantor Imigrasi. Nah, berikut ini adalah perbedaan langkah-langkah pengajuan paspor online dan offline yang bisa kamu pilih :

Pembuatan Paspor Online

Pembuatan paspor bayi online dapat kamu lakukan dengan masuk ke website resmi imigrasi di www.imigrasi.go.id dengan melakukan langkah sebagai berikut:

  1. Scan semua dokumen yang diperlukan dengan format *.jpeg, *.gif, atau *,bmp. Pastikan semua file hasil scan tidak berukuran lebih dari 2 MB.
  2. Pilihlah opsi menu : Layanan Publik – Layanan Online – Layanan Paspor Online – Pra Permohonan pada website.
  3. Lengkapi formulir yang tersedia, kemudian upload semua file yang diminta pada kolomnya masing-masing. Untuk pembuatan paspor bayi, pilihlah “NIK” sebagai nomor kartu identitas. Kemudian, masukkan NIK yang tertulis dalam Kartu Keluarga. Untuk masa berlaku kartu, samakan isiannya dengan masa berlaku dari KTP orang tua.
  4. Perhatikan “KOLOM KANIM” yang berarti lokasi pembuatan paspor. Apabila kamu mengisi Kanim Jakarta Barat, berarti proses wawancara dan pengambilan foto paspor akan dibuat di kantor Imigrasi Jakarta Barat.
  5. Print tanda terima pra permohonan yang diberikan.
  6. Bawalah tanda terima pra permononan permohonan saat membayar biaya pembuatan paspor ke bank yang ditunjuk. Kemudian pihak bank akan memberikan stempel lunas pada surat tersebut.
  7. Bawa bukti pembayaran dan stempel lunas yang diberikan bank beserta seluruh dokumen asli dan fotokopi yang sudah diunggah saat datang ke kantor Imigrasi untuk interview sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
Wah, Ini Dia Tips Membuat Paspor Bayi yang Harus Diketahui Sebelum Mengajak Si Kecil Traveling!
source: http://www.pasporonline.com/


 

baca juga


Pembuatan Paspor Offline

Apabila kamu memutuskan untuk membuat paspor langsung atau melakukan pembuatan paspor bayi secara oflline, langkah-langkah yang perlu kamu perhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Bawalah seluruh dokumen persyaratan untuk melakukan pemeriksaan berkas di hari pertama. Pastikan kamu hadir di awal waktu untuk mendapatkan nomor antrian awal.
  2. Lakukan pembayaran pengajuan paspor, pengambilan foto, dan wawancara pada hari kedua.
  3. Paspor dapat diambil dalam 3 hari kerja.
  4. Untuk paspor bayi, jangan lupa untuk membuat surat pernyataan tertulis pengajuan pembuatan paspor dengan materai Rp 6.000 dari orangtua.
Wah, Ini Dia Tips Membuat Paspor Bayi yang Harus Diketahui Sebelum Mengajak Si Kecil Traveling!
source: https://www.maxmanroe.com/


Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat akan membuat paspor untuk bayi. Semoga bermanfaat, Moms!