Speech Delay

Percaya atau tidak, kebanyakan orang tua mungkin terlalu fokus pada kemampuan anak dalam segi motorik. Padahal, ada kemampuan lain yang tumbuh kembangnya juga perlu untuk diperhatikan karena dapat menjadi tanda adanya sesuatu yang bermasalah pada diri anak. Ya, speech delay. Keterlambatan anak dalam berbicara ternyata dapat disebabkan karena gangguan pendengaran, gangguan bahasa (reseptif/ekspresif), retardasi mental, tanda autis atau gangguan pada otot dan organ mulut.
 

Moms, Ketahui Tanda Serta Penyebab Anak Mengalami Speech Delay Sejak Dini!
source: https://alphamom.com/


Mengingat usia balita adalah tahapan emas pertumbuhan dan perkembangan anak, Moms perlu lebih melengkapi diri dengan beragam pengetahuan seputar anak, khususnya terkait tumbuh kembangnya. Termasuk di dalamnya mengidentifikasi dengan cepat adanya tanda keterlambatan bicara atau speech delay
 


Tahapan Berbicara Anak

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai tanda speech delay, ada baiknya Moms memahami bagaimanakah perkembangan berbicara anak yang baik dan sesuai dengan tahapan seharusnya. Simak paparannya berikut ini:

  • Usia 0-6 bulan: anak mampu memberikan respon reseptif dari setiap gerakan dan suara orang di sekitarnya dengan melirik dan berekspresi.
  • Usia 9 bulan: anak mulai babbling atau mengucapkan kata-kata seperti "papapa", "mamama", "dadada", "bababa".
  • Usia 12 bulan: anak mampu menjalankan perintah, seperti saat dipanggil. Anak juga mampu mengikuti suara dan memberikan intonasi serta mengucapkan satu suku kata.  
  • Usia 15 bulan: anak mampu mengucapkan kata-kata yang terdiri dari 3 suku kata.
  • Usia 18 bulan: anak mampu menunjuk minimal 1 anggota badannya serta mengucapkan kata yang hingga 6 suku kata.
  • Usia 2 tahun: anak dapat mengikuti perintah dengan sangat baik dan spesifik.
  • Usia 2,5 tahun: anak sudah lebih bisa berbicara dengan lebih lancar.
Moms, Ketahui Tanda Serta Penyebab Anak Mengalami Speech Delay Sejak Dini!
source: https://elnashra.com/


 

baca juga


Tanda Awal Speech Delay

Speech delay atau keterlambatan berbicara adalah kondisi tumbuh kembang yang sering dihadapi oleh para orang tua. Penyebabnya sebenarnya sangatlah banyak dan kompleks. Akan tetapi, Moms dapat mendeteksi hal tersebut sejak sangat dini untuk melakukan upaya agar mencegahnya terjadi.

  • Usia 12 bulan: anak belum pernah menunjukan babbling, aktif merespon dengan menunjuk atau sering mengacuhkan orang-orang disekitarnya.
  • Usia 15 bulan: anak tidak memberi respon saat ditanyakan 5 dari 10 objek atau orang yang disebutkan. Anak juga belum mampu mengucapkan minimal 3 kata.
  • Usia 18 bulan: anak belum mampu mengikuti 1 instruksi dan belum bisa mengucapkan "papa", "dada"
  • Usia 2 tahun: anak belum mampu menunjuk gambar atau anggota tubuh yang disebutkan. Selain itu, anak juga tidak bisa mengucapkan 25 kata.
  • Usia 2,5 tahun: anak masih belum bisa merespon secara verbal, tetapi hanya mengangguk dan menggeleng serta tidak bisa mengkombinasi dua kata.
Moms, Ketahui Tanda Serta Penyebab Anak Mengalami Speech Delay Sejak Dini!
source: http://www.njfamily.com/


 


Penyebab Anak Mengalami Speech Delay

Nah, jika anak terlihat belum mampu melakukan tahapan tumbuh kembang dalam bahasa dengan baik, Moms perlu segera mengidentifikasi penyebab speech delay yang mungkin saja dialami oleh anak, seperti misalnya:
  • Adanya gangguan pendengaran
  • Adanya gangguan otak seperti retardasi mental
  • Adanya ganggunan bahasa spesifik reseptif/ekspresif
  • Gejala Autisme
  • Adanya gangguan pada organ dan otot mulut sehingga menyulitkan artikulasi

Agar segera mengetahui lebih pasti, lakukan pemeriksaan langsung pada dokter spesialis anak, spesialis telinga-hidung-tenggorok (THT), psikolog, serta psikiater anak. Dengan begitu, Moms dapat mengetahui lebih lanjut bagaimana proses penanganan yang terbaik dan sesuai.
 

Moms, Ketahui Tanda Serta Penyebab Anak Mengalami Speech Delay Sejak Dini!
source: https://getstarling.versame.com/


Untuk itu, penting bagi para ibu untuk mulai membiasakan anak berbicara dengan terus mengajaknya bicara. Meskipun ia belum mampu menjawab, jangan pernah lewatkan waktu untuk berbicara dan melatih respon anak dengan baik. Ajak pula ia membaca buku cerita agar perbendaharaan katanya semakin banyak.