Pedoman Penggunaan Gadget untuk Anak Usia Dini

Berikut pedoman penggunaan media untuk anak usia dini dari The American Academy of Pediatrics (AAP) :

  • Anak usia dibawah 18 bulan. Penggunaan media harus sangat terbatas dan hanya bila orang dewasa berdiri untuk saling memandang, berbicara, dan mengajar. Misalnya, video-chatting bersama keluarga bersama orang tua.
  • Anak usia 18-24 bulan. Anak-anak usia dibawah 2 tahun belajar, tumbuh dan berkembang melalui aktifitas mengeksplorasi lingkungan sekitar. Perkembangan anak akan optimal jika anak memiliki interaksi yang baik dengan orang tua, kakak, atau orang dewasa di sekitarnya.
  • Meskipun terlihat sangat menikmati, anak usia dibawah 2 tahun belum mampu mengambil pesan apapun dari media yang kita tunjukan dan menghubungkannya denga lingkungan sekitar. Kecuali tayangan pendidikan tersebut memiliki kualitas yang sangat baik dan didesain untuk anak usia batita. Orang tua tidak hanya mendampingi Moms, tapi juga berinteraksi dengan anak mengenai isi tayangan tersebut. Jangan biarkan anak melihat tayangan apapun dalam media sendirian ya Moms.
  • Anak Usia 2 sampai dengan 5 tahun. Saat anak usia 2 tahun, mereka sudah mulai mampu mempelajari kata dan memahami maksud dari panggilan vidio. Mereka sudah bisa ikut serta melakukan komunikasi dengan orang yang ada di panggilan vidio tentu saja didampingi orang tua. 
  • Anak-anak usia 3-5 tahun memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik. Sehingga media edukasi yang sangat berkualitas seperti sesame street bisa membantu anak untuk menstimulasi kemampuan bahasa, kognisi, dan sosial mereka. 
  • Sajikan tayangan yang tidak mengandung unsur kekerasan baik verbal maupun non verbal. Pilih media yang interaktif, mengandung nilai edukasi dan pro-sosial.
  • Penting bagi orang tua untuk selalu menemani anak dan aktif melakukan interaksi tentang acara yang anak tonton.
source: http://ak0.picdn.net/shutterstock/videos/23564080/thumb/1.jpg

Tips untuk Para Orang Tua Tentang Waktu Penggunaan Gadget

Lantas, apa yang harus orang tua lakukan agar penggunaan gadget mampu memberikan manfaat bukan malah membawa dampak negatif? Berikut tips yang dapat dilakukan orang tua maupun pengasuh saat mendampingi anak menggunakan gadget .
  • Guernsey dalam babycenter.com menyarankan orang tua  untuk menggunakan "tiga C" untuk membantu Anda memutuskan kapan gadget bisa digunakan, yakni Content (isi) yang meliputi apa yang ditonton anak Moms, bisakan anak mengerti apa yang sedang dia lakukan, apakah ada sesuatu yang dapat dia pelajari?. 
  • C berikutnya adalah Context, yakni seperti apakah hari anak Moms sejauh ini? sudahkah kita berbicara dan berinteraksi banyak dengan mereka? Apakah ia sudah terhubung dengan gadget berjam-jam?
  • C yang terakhir adalah Child. Bagaimana tanggapan anak terhadap gadget? Saat waktu tayangan selesai, apakah dia penuh gagasan atau pertanyaan baru yang ingin dia jelajahi? atau apakah ia mudah tersinggung, cemas, dan menarik diri? Mengapa anak-anak tertarik pada media tertentu, dan apa yang ia dapatkan dari media tersebut?
  • Hindari program yang terlalu cepat, terdapat lonceng maupun peluit karena akan mengganggu daya konsentrasi anak di kemudian hari
  • Tetapkan aturan gadget yang jelas tentang kapan dan di mana boleh menggunakan gadget. Aturan ini harus dipatuhi oleh seluruh keluarga
  • Hindari menggunakan media untuk membuat anak tenang dan tidak rewel, hal tersebut justru akan memperparah ketergantungannya pada gadget
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRHXCxoVzEA0gZWCi2CCzkVzM_5XhThfqWXfbTMWB_ER9dI_7UO
baca juga

Jangan terlalu terburu-buru mengenalkan gadget ke anak ya Moms. Tidak ada alasan yang membuat kita harus membuat mereka melek teknologi saat usia dini. Anak-anak adalah pembelajar sejati dan pembelajar yang cepat. Teknologi juga sesuatu yang akan dibuat seramah mungkin dengan pengguna. Jika saatnya tiba, maka mereka akan mampu menggunakan perangkat teknologi dengan baik. Selamat belajar Moms.