1. Hubungan Intim Minimal 3 Kali Seminggu

Kamu harus mencoba melakukan hubungan intim minimal tiga kali setiap minggu. Jika kamu kamu dan pasangan melakukan hubungan seksual setiap hari, maka itu bukan pilihan terbaik karena sperma butuh waktu untuk mengisi dalam jumlah dan kualitas. Petunjuk langkah demi langkah untuk hamil dan memiliki kehidupan seksual yang baik juga dibutuhkan. Saat kamu mencoba untuk memiliki bayi, pastikan kamu tetap melakukan hubungan intim yang menyenangkan.

source: https://gaya.tempo.co/read/news/2015/09/19/205701988/saran-seksolog-bila-wanita-tak-puas-saat-berhubungan-intim



 

2. Klimaks Saat Berhubungan Intim

Cara kamu merasa intim bisa memperluas peluang memiliki bayi. Terkadang, tindakan tersebut sepertinya terlalu membuat stres dan tidak menyenangkan. Beberapa penelitian menyatakan bahwa memiliki klimaks di tengah-tengah hubungan intim dapat membangun peluang kamu cepat hamil.

source: http://aura.tabloidbintang.com/articles/cantik-sehat/41693-sebelum-dan-setelah-berhubungan-intim-3-hal-ini-penting-dilakukan



 

baca juga

3. Posisi yang Tepat

Bagi wanita, peningkatan orgasme yang berkontraksi bisa menggerakkan sperma ke rahim. Sedangkan untuk pria, tinggi badan yang tepat bisa membuat angka sperma yang dilepaskan. Mengetahui tempat seksual yang tepat untuk dilibatkan bisa menjadi cara yang luar biasa untuk memahami bagaimana agar kamu cepat hamil. Posisi terbaik untuk hamil adalah posisi misionaris. Posisi ini bagus, karena pemanfaatan gravitasi menggerakkan sperma menuju sel telur. Selain itu, membuat sperma di daerah vagina untuk jangka waktu yang lebih lama. Jika kamu sedang berusaha untuk hamil, maka pastikan kamu memilih posisi seksual yang menggunakan gravitasi untuk membantu sperma bergerak turun ke tuba falopi.

source: http://www.darpanmagazine.com/news/health/woman-on-top-most-dangerous-sex-position-study/



 

4. Aktivitas Seksual di Masa Subur

Pasangan disarankan untuk melakukan hubungan seksual sekitar hari ke 14 siklus menstruasi wanita. Wanita biasanya memiliki siklus 28 hari dan mereka mengalami ovulasi pada pertengahan siklus. Banyak wanita, terutama mereka yang tidak memiliki siklus 28 hari, tidak berovulasi pada hari ke 14. Mengetahui saat kamu berovulasi akan membantu kamu dalam menentukan waktu aktivitas seksual secara efektif. Dengan cara ini, teknik kalender tidak terlalu tepat, oleh karena itu, kamu bisa mengingat kiat-kiat ini di lain waktu saat kamu ingin cepat hamil.

source: http://menghitungmasasubur.com/