1. Pembukaan

Tahap pertama yang akan Moms hadapi adalah dimulai dengan kontraksi rahim yang jaraknya semakin berkala, yaitu setiap 2-5 menit sekali. Kontraksi akan semakin kuat dengan berjalannya waktu. Mulut rahim makin membesar, diukur dengan istilah “pembukaan". Tahap ini merupakan tahap yang paling panjang dari persalinan dan dapat berlangsung selama beberapa jam bahkan hari sebelum bayi lahir. 
source: https://images.medicaldaily.com

2. Proses Melahirkan Bayi

Tahapan selanjutnya adalah proses mengeluarkan bayi dari dalam rahim. Ketika serviks sudah terbuka sepenuhnya, bayi akan bergerak mendorong tubuhnya ke jalan lahir menuju vagina, tempat keluarnya bayi. Pada tahapan ini moms harus mengejan untuk mendorong bayi dan kamu akan merasa mules dan sakit menjadi satu. Moms akan merasakan ada tekanan dari kepala bayi yang mendorong tubuhnya untuk keluar. 

source: https://telegraph.co.uk
baca juga

3. Tahap Pengeluaran Plasenta

Setelah bayi kamu lahir, plasenta yang melekat pada tubuh bayi selama berbulan-bulan akan dikeluarkan. Dokter akan memeriksa apakah plasenta sudah terlepas dari dinding rahim atau belum. Plasenta dapat lepas secara spontan, namun bila terjadi kondisi yang disebut retensio plasenta maka dokter akan mengeluarkannya secara manual seperti ditarik atau melalui jalan operasi. 

source: https://albawaba.com

4. Tahap Perawatan

Setelah proses persalinan berjalan lancar, Moms masih akan diawasi oleh dokter. Karena kamu masih berisiko terhadap sejumlah masalah pascapersalinan, seperti perdarahan pada robekan jalan lahir atau munculnya penggumpalan darah. Nah, fase ini berlangsung selama 1-2 jam usai persalinan. Dalam tahap ini, Moms masih mengeluarkan darah dari vagina, tapi tidak banyak, dikarenakan pembuluh darah yang ada di dinding rahim pasca terlepasnya plasenta. 

source: https://www.babybjorn.co.uk

Itulah tahapan proses melahirkan normal yang perlu diketahui bagi para Moms yang akan segera melahirkan. Semoga bermanfaat ya Moms!