Terjadinya Preeklampsia

Sel telur yang sudah dibuahi skan segera melekat pada dinding rahim. Calon janin ini kemudian membentuk suatu 'akar' yang kemudian akan berkembang menjadi plasenta. Dalam tahap ini, jika sang ibu tidak mengonsumsi nutrisi yang cukup, pembentukan dan perkembangan plasenta akan terganggu. Gangguan pada perkembangan plasenta ini akan membuat aliran darah pada janin dan ibu menjadi tidak lancar. Hal ini juga akan mengakibatkan tekanan darah tidak normal yang mengganggu fungsi ginjal ibu.
 

source: https://geneticliteracyproject.org/wp-content/uploads/2016/04/baby-in-womb-1024x761.jpeg

Gejala Preeklampsia

Moms patut curiga dan segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami gejala preeklampsia seperti:

  • Pembengkakan tiba-tiba pada wajah, tangan, kaki, dan mata
  • Peningkatan berat badan dalam 1-2 hari
  • Nyeri pada perut bagian atas
  • Nyeri pada kepala yang sangat parah
  • Pengelihatan kabur atau terganggu
  • Tiba-tiba jarang buang air kecil dan volume urin menurun


Di klinik atau rumah sakit, Moms akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui penanda preeklampsia yang lebih detail lagi yakni:

  • Tekanan darah sangat tinggi, melebihi 140/90mmHg
  • Terdapat kandungan protein dalam urin
source: https://www.babycenter.com/ims/2016/11/iStock-512912370_wide.jpg
baca juga

Yang Berisiko Mengalami Preeklampsia

Preeklampsia bisa menyerang wanita hamil mana saja, namun cenderung terjadi pada:

  • Moms yang pernah atau menderita diabetes melitus, penyakit ginjal, lupus, obesitas, preeklampsia, dan tekanan darah tinggi
  • Kehamilan sebelum usia 18 tahun atau di atas 35 tahun
  • Moms yang kembali hamil setelah sebelumnya hamil 10 tahun yang lalu
  • Moms yang hamil bayi kembar
source: https://www.twiniversity.com/wp-content/uploads/Untitled-design-300.jpg

Dampak Preeklampsia

Dampak terbesar dari preeklampsia adalah kematian janin dan ibu yang mengandungnya. Namun preeklampsia juga bisa mengakibatkan kebutaan, stroke, paru-paru basah, gagal jantung, dan sebagainya.

source: https://www.preeclampsia.org/images/metadata_images/78394829.jpg

 


Karena preeklampsia merupakan masalah kehamilan yang amat serius, maka dianjurkan untuk Moms agar rajin berkonsultasi ke dokter untuk menghindari terjadinya preeklampsia yang tidak disadari.