Apakah Gejala Ngidam Ada Dalam Istilah Medis?

Masa kehamilan merupakan masa-masa yang penuh dengan kesan namun agak merepotkan. Khusunya pada masa-masa ibu mengidam pada umur kehamilan 3 bulan ke atas. Secara ilmiah atau bahasa kedokteran, istilah ngidam masih menjadi hal yang kontroversial, karena pada dasarnya gejala ngidam masih menjadi fenomena sama sekali tidak berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan tubuh atau kandungan. Dengan demikian, gejala ngidam bisa disebut sebagai aspek "desire" atau keinginan terhadap sesuatu yang harus tercapai agar mendapatkan rasa nyaman dan kepuasan pribadi.

source: https://www.vemale.com


 

baca juga

Apakah Ngidam Merupakan Hal yang Wajar?

Tidak dapat dipungkiri bahwa gejala ngidam pasti dirasakan oleh setiap ibu yang sedang mengandung. Kehamilan tentunya merupakan sebuah proses perjuangan seorang ibu yang sangat besar. Hampir 9 bulan penuh lebih ibu hamil harus merasakan beratnya beban tubuh dan rasa gelisah karena ruas gerak tubuh sangat terbatas karena terhalang oleh kandungan yang berada di dalam perutnya. Dengan demikian, secara psikologis seorang ibu mengandung tentunya ingin merasakan rasa nyaman dan kepuasan tersendiri. Hal tersebut terdorong akibat hormon progesteron yang mempengaruhi metabolisme tubuh, khususnya pada organ pencernaan dan air liur, maka tidak heran jika rasa ngidam atau self desire sangat terpacu. Jadi apakah ngidam merupakan hal yang wajar? Jawabannya adalah "ya".

source: http://bangka.tribunnews.com


 

Apakah Ngidam yang Tidak Dipenuhi Akan Berpengaruh Terhadap Janin?

Memang ada beberapa persepsi mitos yang mengatakan bahwa jika rasa ngidam tidak tersampaikan maka anak yang akan lahir nanti akan sering ngiler atau mengeluarkan air liur yang banyak. Namun balik lagi pada poin pertama yang sudah dijelaskan di atas, bahwa dalam pengetahuan medis tidak proses ngidam sama sekali dan tidak berpengaruh pada kandungan atau janin. So, ibu muda tidak usah khawatir jika ngidam kamu tidak terpenuhi secara maksimal.

source: https://sgimage.detik.net.id


 

baca juga

Jadi Apakah Ngidam Harus Dituruti Atau Diabaikan?

Memang proses ngidam merupakan fase dimana seorang ibu merasakan kesulitan dalam membendung rasa keiinginannya terhadap sesuatu. Seorang ibu yang sedang mengandung biasanya akan mengidamkan hal-hal yang kurang wajar, mulai dari permintaan yang aneh-aneh hingga permintaan di waktu yang tidak biasa. Gejala ngidam yang paling sering terjadi biasanya adalah ngidam makanan di malam hari. Nah, hal ini tentunya akan merepotkan suami kamu, apalagi kamu meminta makanan yang sulit seperti buah duren. Sudah pasti ibu yang sedang hamil sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang dapat mempengaruhi kandungan seperti buah duren.

Dengan begitu, para suamilah yang harus pintar-pintar mencari solusi untuk menghadapi situasi seperti ini. Jadi apakah ngidam harus dituruti atau diabaikan? Pada dasarnya keinginan ngidam yang terpenuhi akan menghasilkan rasa bahagia. Jadi tidak ada salahnya kepada para suami untuk menuruti permintaan istri yang sedang mengidam selagi masih bisa dan masuk akal.

Oh iya, para ibu muda perlu diingat-ingat juga lho, bahwa ketika mengidam makanan kamu juga harus memperhatikan jumlah konsumsi, agar kamu terhindar dari obesitas ketika kehamilan. Masih ingin tetap cantik meskipun hamil kan?

source: http://lifestyle.okezone.com/read/2017/04/11/481/1664433/ibu-hamil-ngidam-mitos-atau-fakta