Jangan Panik

Tidak jarang orang tua, khususnya ibu akan langsung panik ketika melihat kondisi kejang demam pada anak. Apalagi anak yang masih berumur cukup muda, tentunya para orang tua akan langsung bergegas menuju rumah sakit atau UGD terdekat tanpa memberikan pertolongan pertama terlebih dahulu. Nah, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, langkah pertama yang bisa lakukan adalah tidak perlu panik. Ketika kamu melihat kondisi seperti ini. Karna ketika kamu panik maka akan ada kemungkinan kamu menjadi lebih selebor hingga melakukan hal-hal yang salah.

source: http://ibuhamil.com


 

Kenali Gejala

Umumnya, seorang anak yang terkena demam kejang biasanya disebabkan oleh inveksi virus Flu atau Roseola. Pada kasus ini ada beberapa tanda-tanda yang harus kamu ketahui sebelum membawanya kedokter. Berikut tanda-tandanya:

  1. Kejang terjadi diseluruh tubuh
  2. Tangan dan kaki bergetar cukup kencang
  3. Bola mata berputar tak berarah
  4. Kejang bisa menyebabkan muntah atau mengompol
  5. Kulit sedikit lebih pucat atau lebih gelap dari normalnya
source: http://doktersehat.com

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin pertama diatas, jangan panik ketika melihat gejala-gejala tersebut. Segera lakukan pertolongan pertama dengan bertahap seperti berikut ini.

  1. Kendurkan pakaian yang ia kenakan
  2. Jangan menahan gerakan anak kamu ketika dia sedang meronta
  3. Jauhkan anak kamu dari segala benda-benda yang memiliki ketajaman
  4. Rekam kondisi anak kamu sehingga dokter mengetahui apa yang terjadi.
  5. Jangan memasukan apapun kedalam mulut seperti minuman, obat atau makanan.

 
baca juga

Hal yang Tidak Perlu Dilakukan

Karena penyakit demam kejang cukup jarang terjadi, maka kamu tidak perlu memberikannya obat-obatan seperti antibiotik. Pada dasarnya penyakit demam kejang bisa dicegah dengan menjaga kondisi kesehatan dan pola konsumsi anak kamu, dengan demikian ada baiknya kamu tidak memberikan obat-obatan yang tidak perlu jika demam kejang yang terjadi tidak parah, agar terhindar dari efek samping.

source: https://www.linkedin.com

Biasanya demam kejang terjadi selama 3-4 menit dalam sehari. Namun hal seperti demam kejang seperti ini bukanlah masalah yang berbahaya seperti penyakit epilepsi atau kerusakan otak. Meskipun begitu, jangan pernah menganggap enteng penyakit-penyakit seperti ini. Kuncinya adalah lakukan pertolongan pertama pada anak ketika dalam kondisi seperti diatas secara bertahap dan tenang. Namun, jika demam kejang terjadi selema lebih dari 10 menit yang disusul dengan muntah hingga kehilangan kesadaran, maka segeralah untuk membawanya kedokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.