1. Tetap Tenang

Hadapi anak yang sedang tantrum setenang mungkin Moms. Selalu ingat kalau orang tua adalah panutan anak dalam menghadapi kemarahan. Tahan diri untuk tidak berteriak dan mengomeli anak. Pasang wajah kalem, dan tanyakan kepada anak alasan dia mengamuk dengan suara selembut mungkin. 

2. Pura-pura Menjauh atau Melakukan Sesuatu
Saat anak tantrum, berpura-puralah untuk tidak melihatnya. Moms bisa berjalan sedikit menjauh. Kalaupun tak tega meninggalkan anak, maka tetaplah sibuk melakukan sesuatu. Hindari membuat kontak mata ataupun berdebat dengan anak. Jika dia merasa tantrumnya tidak berpengaruh padamu, kemungkinan besar ia akan berhenti sendiri. 
 
source: https://happyyouhappyfamily.com

 

3. Tenangkan di Tempat Sepi

Kalau anak sudah meraung-raung dengan suara keras dan berguling-guling di lantai, maka segera angkat dan bawa ke tempat sepi, seperti di mobil ataupun rest room. Meskipun Moms marah karena anak sudah berperilaku ekstrim di tempat ramai, jangan sampai memukul ataupun mengomelinya. Tetap tenangkan sambil membelai kepalanya. Kalau anak tak bisa diam, maka solusi terbaik adalah pulang kembali ke rumah. 
 
source: http://www.plotek.pl

 
baca juga

4. Bicara dengan Nada Pelan

Apabila anak tantrum misalnya ketika berada di dalam bus, pesawat ataupun moda transportasi publik lainnya, maka tenangkan ia dengan suara pelan dan lembut. Ulangi kalimat yang Moms ucapkan berulang kali sampai anak merasa tenang. 

5. Alihkan Perhatian Anak
Saat anak tantrum, alihkan perhatian anak dengan membuat mimik-mimik lucu di wajah. Siapa tahu anak tertawa melihatnya. Selain itu, Moms bisa menggunakan mainan atau sesuatu yang menarik untuk mengalihkan perhatiannya dari tantrum. 

 
source: https://aptparenting.com

 

6. Jangan Abaikan Tindakan Agresif

Jika anak bertingkah agresif saat mengamuk, seperti menendang, memukul, menggigit, melempar, atau merusak barang, maka segeralah bertindak. Bawa anak ke tempat tenang, di mana tak ada orang. Biarkan ia sendirian dan merenungi sikap yang baru saja ia lakukan. Apabila tindakan agresif ini sudah menjadi kebiasaan, maka berkonsultasilah dengan psikolog agar anak mendapat penanganan yang tepat. 
 
source: http://thinkingmomsrevolution.com

Nah, cara di atas bisa Moms coba terapkan ketika anak sedang tantrum. Yang terpenting, tetap berkepala dingin ya Moms.