Apa Itu Kejang Demam?

Kejang demam pada anak memang sering terjadi, khususnya pada anak-anak yang masih berumur 6 bulan hingga 5 tahun yang baru saja melakukan suntik imunisasi memiliki rzsiko kejang demam yang lebih tinggi. Kejang demam biasanya disebabkan oleh inveksi virus flu atau roseola. Ciri khas kejang demam pada anak adalah proses demam mendahului kejang. Jadi ketika kejang berlangsung, proses demam masih berlanjut hingga si anak sadarkan diri. Ciri khas kejang demam yang kedua adalah terjadi secara mendadak.

source: http://www.appadvance.it


 

baca juga

Penyebab Kejang Demam

Penyebab kejang demam pada anak biasanya inveksi virus, bakteri atau inveksi saluran pernafasan. Sampai saat ini, penelitian medis pun belum menemukan data kongkrit mengenai mengapa fenomena demam bisa sampai menyebabkan kejang. Namun ada satu dugaan yang dapat dipastikan bahwa penyakit kejang demam dipacu oleh faktor genetik. Singkatnya, penyakit kejang demam yang terjadi pada setiap anak akan memiliki perbedaan ambang kejang. Rata-rata seorang anak yang akan mengalami kejang adalah sekitar 38 hingga 40 derajat celcius suhu tubuh.

source: http://www.dokterdialogue.com


 

Apa yang Terjadi Ketika Kejang Demam dan Pertolongan yang Harus Dilakukan

Untuk kamu yang belum mengetahui gejala kejang demam dan apa saja yang harus dilakukan ketika melihat kondisi ini, berikut penjelasannya:


Gejala Kejang Demam
  1. Kejang terjadi diseluruh tubuh.
  2. Tangan dan kaki bergetar cukup kencang.
  3. Bola mata berputar tak berarah.
  4. Kejang bisa menyebabkan muntah atau mengompol.
  5. Kulit sedikit lebih pucat atau lebih gelap dari normalnya.
source: https://www.verywell.com

Jangan panik ketika melihat gejala-gejala tersebut. Segera lakukan pertolongan pertama dengan bertahap seperti berikut ini.

  1. Kendurkan pakaian yang ia kenakan.
  2. Jangan menahan gerakan anak kamu ketika dia sedang meronta.
  3. Jauhkan anak kamu dari segala benda-benda yang memiliki ketajaman.
  4. Rekam kondisi anak kamu sehingga dokter mengetahui apa yang terjadi.
  5. Jangan memasukkan apapun kedalam mulut seperti minuman, obat atau makanan.

Biasanya demam kejang terjadi selama 3-4 menit dalam sehari. Namun hal seperti demam kejang seperti ini bukanlah masalah yang berbahaya seperti penyakit epilepsi atau kerusakan otak. Meskipun begitu, jangan pernah menganggap enteng penyakit-penyakit seperti ini. Kuncinya adalah lakukan pertolongan pertama pada anak ketika dalam kondisi seperti diatas secara bertahap dan tenang. Namun, jika demam kejang terjadi selema lebih dari 10 menit yang disusul dengan muntah hingga kehilangan kesadaran, maka segeralah untuk membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.