Apa Itu Kejang Demam?

source: http://www.alodokter.com

Kejang demam pada anak merupakan salah satu penyakit yang wajar terjadi, khususnya pada anak berumur muda antara 6 bulan hinga 5 tahun. Kejang demam sendiri disebabkan oleh infeksi virus ataupun infeksi saluran pernafasan pada anak. Hal ini masih menjadi sebuah penelitian di dalam dunia medis, karena belum dapat dipastikan apa penyebab kejang yang terjadi ketika demam berlangsung. Namun saat ini ada beberapa data riset yang mengatakan bahwa kejang demam tidak selalu terjadi pada setiap anak. Mengapa? Hal ini terjadi karena adanya faktor genetik yang berbeda-beda pada setiap orang. Ambang suhu tubuh kejang yang terjadi pada anak biasanya dimulai dari 38 hingga 40 derajat celcius.

 

baca juga

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Kejang Demam Terjadi?

Orang tua mana sih yang tidak khawatir melihat anaknya kejang demam? Namun, Ladies kamu harus menahan perasaan panikmu dan cepat bertindak dengan bijak. Ini dia hal-hal yang perlu kamu lakukan.

source: http://www.pasiensehat.com
  • Tahan rasa panikmu
  • Jauhkan anak dari tempat berbahaya yang terdapat barang pecah belah, benda tajam, dan lain-lain yang bisa melukai dirinya.
  • Lepas pakaian yang mengikat kencang seperti kerah bajunya.
  • Ubah posisi anak menjadi miring agar anak tidak tersedak makanan atau minuman yang ada di dalam mulut.
  • Jangan memasukkan benda ke mulut anak dan jangan menahan kaki.
  • Amati suhu tubuh anak kalau kamu bisa, kamu boleh mendokumentasikannya dengan merekam video kondisi anak supaya dokter lebih mudah menganalisa nantinya.
  • Tetap temani anakmu.
 

 

Apakah Kejang Demam Berbahaya?

source: https://health.detik.com

Meskipun kejang demam terlihat sangat menakutkan namun ternyata hal ini sama sekali tidak berakibat fatal bagi tubuh anak. Singkatnya, kejang demam kemungkinan besar tidak akan menyebabkan penyakit serius dikemudian hari seperti epilepsi ataupun kerusakan otak pada anak. Dilansir dari idai.or.id, epilepsi terjadi pada kurang dari 5% dari anak yang menderita kejang demam.

Selain itu, kejang yang disertai demam belum tentu kejang demam, perlu dicek lebih lanjut lagi apakah kejang disebabkan oleh demam atau ada faktor lainnya. Ketika anak memasuki umur 5-6 tahun, risiko kejang demam akan hilang dengan sendiri tanpa perlu pengobatan khusus seperti CT-Scan atau tes rekam otak. Jadi kamu tidak perlu khawatir berlebih ketika melihat kondisi kejang demam terjadi pada anak kamu!