Bersihkan Mulut Bayi 2 Kali Sehari

source: https://www.you-lingerie.com

Seperti halnya orang dewasa, mulut bayi juga perlu dibersihkan lho. Tujuannya agar tidak ada sisa-sisa ASI yang menempel di gusi dan lidah. Caranya simpel kok, yaitu basahi kain yang lembut dengan air hangat, lalu dengan jari kelingking bersihkan gusi dan lidah bayi. Lakukan secara perlahan ya, mommies agar tidak mengganggu kenyamanan buah hatimu. Proses membersihkan mulut bayi ini perlu kamu lakukan secara rutin 2 kali sehari agar hasilnya lebih maksimal.

 

Biarkan Bayi Makan dengan Tenang

source: http://healthylivingmadesimple.com

Mommies, saat menyuapi si kecil jangan lakukan secara terburu-buru ya. Apalagi kalau si bayi sudah tumbuh gigi. Kalau kamu terburu-buru memberinya makan, bisa-bisa ia malah menggigit bagian dalam bibir dan lidahnya sendiri. Luka gigitan itu akan menjadi sariawan, yang terasa nyeri dan membuatnya rewel sepanjang hari. Oleh karenanya, biarkan bayi mengunyah makanannya dengan tenang. Dengan begitu, kemungkinan sariawan pun minim terjadi.
 

baca juga

Konsumsi Sayur dan Buah

source: https://uk.style.yahoo.com

Tips mencegah sariawan pada bayi selanjutnya adalah dengan memberinya sayur dan buah-buahan. Salah satu penyebab sariawan adalah kekurangan jenis nutrisi tertentu seperti asam folat, zinc dan vitamin B12. Nah, untuk menjaga buah hatimu terkena sariawan maka konsumsi sayur dan buah yang mengandung zat-zat tersebut. Beberapa di antaranya yang boleh diberikan kepada bayi, misalnya bayam, brokoli, tomat, telur dan daging ayam.
 

Jaga Daya Tahan Tubuh Bayi Selalu Stabil

source: http://hmhb-hawaii.org/

Jika daya tahan tubuh bayi rendah, maka akan mudah sekali terkena sariawan seperti oral trush (candidiasis) yang berupa bercak keputihan di dalam mulut dan stomatitis herpetic, sariawan pada bagian tenggorokan. Untuk itu, mommies harus selalu menjaga daya tahan tubuh bayi, dengan memberinya ASI ekslusif, makanan bergizi, dan tidur yang cukup. Selain itu, kurangi memberikan antibiotik saat bayi sakit, karena justru mengurangi kekebalan tubuh.