ASI Perah
 

source: http://terusupdate.com/


Bagi kamu para ibu bekerja, melakukan pumping untuk memastikan persediaan stok ASI perah tetap ada adalah hal yang biasa terjadi. Cara ini dilakukan untuk dapat memberikan asupan ASI eksklusif untuk buah hati meskipun saat ibu sedang tidak ada di rumah. Akan tetapi, jangan lupa untuk menandakan tanggal dan jam perahan ASI agar dapat dikonsumsi secepat mungkin karena daya tahan ASI ternyata tidak lama. 
 


Daya Tahan ASI Perah

Saat sudah keluar dari payudara, ASI akan bertemu dengan udara yang tentunya akan mengubah banyak struktur dari kandungan ASI itu sendiri, atau bahkan menjadi tempat bakteri berkembang biak. Jadi, tidak heran apabila daya tahan ASI memang tidak akan bertahan lama jika harus didiamkan pada suhu ruangan.
 

source: https://vitasi.net/


Akan tetapi, berbeda jika ASI sudah disimpan dalam suhu yang dingin seperti di lemari es. ASI relatif akan lebih tahan lama dan dapat dikonsumsi dengan kualitas yang masih cukup baik. Nah, berikut ini adalah daya ketahanan ASI perah berdasarkan penyimpanannya:

  • Jika disimpan pada suhu ruangan, ASI perah hanya akan bertahan selama kurang lebih 4 jam saja.
  • Jika disimpan pada tas tertutup dengan pendingin, ASI perah akan bertahan selama 1 hari atau kurang lebih 24 jam.
  • Jika disimpan pada lemari es, ASI akan bertahan selama 3-5 hari.
  • Sedangkan, jika disimpan pada freezer, ASI akan dapat bertahan selama 3-6 bulan lamanya.
Dengan kata lain, semakin dingin tempat penyimpanannya, daya ketahanan ASI perah akan semakin tinggi.
 
baca juga


Penyimpanan ASI Perah
 

source: https://panduanasi.com/


Nah, selain harus disimpan dalam suhu yang dingin, proses pemerahan dan penyimpanan ASI perah juga harus baik dan benar. Hal ini penting karena daya tahan ASI perah cukup dipengaruhi oleh kebersihan dan kesterilan tempat penyimpanannya. Jadi pastikan kamu selalu membersihkan alat pompa dan tempat penyimpanan ASI dengan merebusnya menggunakan air mendidih.
 

youtube:R7KmWNtR7kw
source: https://www.youtube.com/watch?v=R7KmWNtR7kw
Cara Menyimpan ASIP yang Baik dan Benar


Itulah beberapa hal seputar ketahanan ASI perah yang harus Mommy tahu. Ingat, ASI yang sudah kamu hangatkan kembali tidak boleh kamu bekukan lagi meskipun tidak habis. Pastikan kamu selalu mencatat tanggal dan jam pemerahan ASI agar kamu dapat menggunakan ASI sesuai dengan urutan pemerahannya. Semoga bermanfaat, ya!