1. Akbombo-Bombo

Permainan ini asalnya dari Bulukumba, Sulawesi Selatan. Dalam permainan akbombo-bombo diperlukan seorang bombo (orang yang matanya ditutup), seorang wasit, dan belasan pemain lainnya. Dengan kesepakatan di awal, dipilih lah orang yang berperan sebagai bombo. Tugas bombo yakni menebak seluruh nama pemain lainnya hanya dengan meraba kepala pemain tersebut. Sambil meraba kepala, bombo diharuskan untuk mengucapkan kalimat-kalimat yang lucu agar pemain yang sedang ditebak namanya tertawa sebagai petunjuk suara bagi si bombo. Sementara tugas wasit yakni memastikan seluruh pemain tidak curang, seperti bahwa bombo hanya meraba bagian kepala saja, bahwa pemain yang sedang ditebak tidak melepaskan aksesoris yang sedang dipakainya di kepala, dan sebagainya.
 

source: http://1.bp.blogspot.com/-inTIGEppkZ0/U29V-jB7JaI/AAAAAAAAEfo/o6STEGWFHDM/s1600/551241_2024863878820_1760701485_1001554_1768817320_n.jpg

2. Marraga

Permainan Marraga dulunya sering dimainkan para bangsawan Bugis. Permainan yang biasanya dimainkan oleh laki-laki ini dimainkan dalam kelompok yang terdiri dari 5-15 orang. Sebelum memulai permainan alat yang wajib disiapkan yakni bola anyaman rotan berdiameter 15 cm, serta bidang lingkaran di tanah berdiameter 6 meter. Permainan dimulai dengan salah satu pemain melemparkan bola ke atas. Pemain yang berada tepat di bawah bola tersebut wajib menyambutnya dengan mengoper ke teman sebelahnya. Namun bola rotan ini tidak boleh dioper dengan cara dipegang, melainkan hanya boleh dengan kaki, bahu, dada, serta lengan. Bola rotan ini dijaga agar tidak sampai jatuh menyentuyh tanah. Jika menyentuh tanah, maka pemain terakhir yang tidak menjaganya tetap melambung di udara dinyatakan kalah. 
 

source: https://s2.bukalapak.com/img/2017824921/w-1000/Bola_Rotan_Murah___Bola_Takraw_Rotan_Murah___Sepak_Bola.jpg
baca juga

3. Cangke'

Peralatan yang digunakan yakni 2 buah batu berukuran sedang, sebuah potongan kecil bambu, serta sebilah bambu sebagai tongkat pemukul. Secara bergantian, salah satu pemain berusaha memukul potongan kecil bambu yang diletakkan di antara 2 batu sekencang-kencangnya, dan pemainlainnya berusaha menangkap potongan kecil bambu tersebut dengan tangan kosong. Yang paling sering memukul potongan kecil bambu tanpa bisa ditangkap oleh pemain yang lain akan menjadi pemenangnya. 
 

source: http://www.bagooli.com/wp-content/uploads/2017/09/permainan-tradisional.jpg


 

Nah Moms, bagaimana, terlihat seru dan mengasyikkan, bukan? Ajarkanlah anak permainan-permainan tersebut, lalu mintalah anak untuk memainkannya bersama teman-temannya. Pastinya, kegiatan bermain si kecil jadi tambah seru dan pastinya mendidik.