Penyebab



 

baca juga

1. Suhu Panas dan Lembap

source: https://www.howitworksdaily.com

Biang keringat paling banyak dialami oleh anak-anak yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Kenapa? Karena cuaca atau suhu iklim tropis lebih panas dan lembap yang membuat anak mudah berkeringat.



 

2. Kepanasan

source: https://www.aliexpress.com

Memakaikan anak pakaian terlalu tebal, terutama saat cuaca sedang panas, akan memicu munculnya biang keringat lho. Anak menjadi kepanasan dan berkeringat terus menerus.

 

baca juga

3. Kelenjar Keringat Belum Berkembang Sempurna

source: http://miksturka.info

Biang keringat sebenarnya lebih banyak terjadi pada bayi, karena kelenjar keringatnya belum terbentuk dengan sempurna. Apalagi kalau bayi merasa kepanasan karena suhu, berpakaian tebal dan demam. Alhasil, keringat yang keluar akan tertahan di kulit dan menjadi biang keringat.

 

4. Aktivitas Berlebihan

source: http://www.pinsdaddy.com

Anak yang beraktivitas berlebihan dalam waktu yang lama misalnya berlari, bermain di playground dan sejenisnya, akan membuatnya mengeluarkan banyak keringat, yang berpotensi jadi biang keringat.



Gejala


Sumbatan Terjadi Pada Permukaan Lapisan Jangat

source: http://miksturka.info

Biang keringat yang terjadi pada permukaan lapisan jangat atau kulit luar merupakan biang keringat yang paling umum terjadi. Gejala yang terlihat adalah kulit tampak seperti mengelupas, kering dan muncul bintik-bintik kecil berisi cairan yang mudah pecah, karena letaknya di permukaan kulit.

 

Sumbatan di Lapisan Kulit Jangat yang Lebih Dalam

source: https://guidelineshealth.com

Pada tipe biang keringat ini, sumbatan terjadi pada bagian dalam kulit atau di lapisan kulit jangat yang lebih dalam. Gejalanya yang mudah dikenali adalah pada kulit si kecil muncul bruntusan berwarna merah, yang membuatnya rewel karena gatal tak tertahankan. Kalau sudah begitu, sudah pasti juga akan mengganggu tidurnya di siang maupun malam hari.

 

Sumbatan di Lapisan Dalam Kulit

source: http://beritahati.com

Biasanya biang keringat tipe ini terjadi di daerah-daerah super panas bersuhu di atas 40 derajat C. Meski beriklim tropis dan bersuhu panas, namun biang keringat yang disebabkan sumbatan dalam lapisan kulit ini, cukup jarang terjadi pada anak-anak Indonesia. Biang keringat tipe ini ditandai dengan bintik-bintik pada kulit, dan bila diraba terasa keras.