Ovulasi adalah peristiwa di mana ovarium (indung telur) melepaskan ovum (sel telur) yang sudah matang dan siap dibuahi. Umumnya, ovulasi terjadi antara 12–14 hari sebelum hari pertama menstruasi. Memperkirakan masa ovulasi sangat tergantung pada siklus menstruasi, jadi kamu perlu mencatat dan menentukan siklus menstruasi terlebih dahulu. Contohnya, kalau siklus menstruasi hanya 22 hari, ovulasi dapat terjadi hanya beberapa hari setelah menstruasi.

source: http://shalvanews.ga


 

Kenali Masa Menstruasimu

  • Perempuan dengan siklus menstruasi 28 hari teratur, umumnya ovulasi terjadi pada hari ke-14, dan masa-masa paling subur adalah hari ke-12, 13, dan 14.
  • Perempuan dengan siklus menstruasi yang panjang teratur, misalnya 35 hari, umumnya ovulasi terjadi pada hari ke-21, dan masa-masa paling subur adalah hari ke-19, 20, dan 21.
  • Perempuan dengan siklus menstruasi yang pendek teratur, misalnya 21 hari, umumnya ovulasi terjadi pada hari ke-7, dan masa-masa paling subur adalah hari ke-5, 6, dan 7.
Rumitnya kalkulasi masa subur disebabkan karena masa menstruasi dapat berubah dari waktu ke waktu. Umumnya, rentang masa menstruasi adalah 2 sampai 7 hari, dan rentang waktu yang besar ini dapat membuat perhitungan masa ovulasi satu minggu lebih cepat atau lebih lambat dibanding periode selanjutnya. Ditambah lagi, pembuahan harus terjadi dalam waktu 12-24 jam setelah sel telur matang.
 
source: https://www.youtube.com/watch?v=Q2MhVEYN88M


 

baca juga

Pengamatan dan Pencatatan Siklus Menstruasi yang Cermat

Untuk mendapatkan perhitungan masa subur seakurat mugkin, perlu dilakukan pengamatan dan pencatatan siklus menstruasi selama setidaknya delapan bulan terakhir. Berikut rumus perkiraan masa subur:

  • Cari tahu siklus menstruasi terpendek. Misalnya 27 hari. Kurangi angka ini dengan 18 untuk mendapatkan angka 9. Ini adalah hari pertama saat kamu berada pada masa paling subur.
  • Cari tahu siklus menstruasi terpanjang. Misalnya 30 hari. Kurangi angka ini dengan 11 untuk mendapatkan angka 19. Ini adalah hari terakhir masa paling subur.

Merujuk contoh di atas, bila siklus rata-ratamu adalah 27-30 hari, maka kamu berada pada masa paling subur di hari ke-9 hingga 19.
 

source: https://www.todaysparent.com


 

Kenali Tanda Fisik

Tanda-tanda fisik berikut ini perlu kamu perhatikan untuk mendukung kalkulasi masa subur:
  • Lendir Serviks – Saat masa ovulasi tiba, lendir vagina berubah menjadi transparan, licin, mirip putih telur mentah. Ini adalah lendir serviks pertanda masa ovulasi. 
  • Suhu Basal Tubuh – Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh ketika kamu bangun di pagi hari. Suhu basal tubuh normal berada diantara 35,5 – 36.6 °C. Saat terjadi ovulasi, suhu basal tubuh akan naik sekitar 0.5 °C. Data ini dapat membantumu menentukan masa subur pada bulan berikutnya.
source: http://www.birthcontrol.com