Tanda-tanda Bayi Mendapatkan Cukup Susu

Banyak wanita berpikir persediaan susu mereka rendah padahal tidak. Hal ini terjadi jika Moms merasakan payudara kosong atau jika kebocoran air susu berhenti. Menurut babycenter.com, hal tersebut sebenarnya adalah tanda-tanda bahwa tubuh telah menyesuaikan dengan kebutuhan makan bayi. Bayi yang mengalami percepatan pertumbuhan (growth spurt) mungkin juga menginginkan lebih banyak ASI daripada biasanya, dan pemberian ASI menjadi lebih sering sehingga payudara terlihat kosong dari pada sebelumnya. Sebelum Moms memutuskan apakah produksi ASI sedikit, simak tanda-tanda bayi mendapatkan cukup susu berikut seperti dilansir dari pregnancybirthbaby.org.au :

  • Bayi setidaknya menghabiskan 6 hingga 8 popok basah dalam waktu 24 jam
  • Bayi bangun untuk mengASI dan menyedot ASI dengan penuh semangat dari payudara ibu setidaknya 8 hingga 12 kali dalam waktu 24 jam
  • Mengeluarkan BAB dengan warna kuning lembut
  • Bayi bisa bermain dengan tenang atau tidur nyenyak setelah menyusu
  • Bayi mungkin kembali ke berat lahir setelah dua minggu
  • Bayi mengalami peningkatan pertambahan berat badan rata-rata 150 gram atau lebih setiap minggu selama 3 bulan pertama.
Jika bayi tidak mengalami hal-hal di atas, kemungkinan kamu atau si kecil mengalami permasalahan saat menyusui. Suplai susu dianggap rendah jika kamu tidak memproduksi cukup susu untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangan kebutuhan bayi kamu yang normal. Persediaan susu dianggap rendah jika tidak memproduksi cukup susu untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangan kebutuhan bayi yang normal.
 
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRJy6Eg7cjIILdNJnzwMsYeEMGSKw2dpRYsjzSJrUk4QcRc-i2XKQ

Cara untuk Meningkatkan Produksi ASI yang Sedikit

Nah Moms, jika kamu mengalami masalah penurunan produksi ASI seperti yang telah disebutkan di atas. Maka kamu membutuhkan cara untuk mengatasi produksi ASI sedikit tersebut. Berikut yang bisa Moms coba lakukan.


 
baca juga

Pastikan Bayi menempel dengan Baik dan Mengeluarkan ASI Secara Efisien


Hal ini penting diketahui oleh para Moms, terutama bagi Moms yang baru mulai menyusui. Salah satu faktor yang menyebabkan bayi kekurangan ASI sehingga sering rewel dan gelisah adalah faktor pelekatan yang tidak sempurna. Moms mungkin memiliki posisi menyusui yang tidak benar sehingga bayi kesulitan menyusui. Pastikan bayi mengisap seluruh bagian puting payudara Moms sehingga bayi dapat menghisap dengan baik dan ASI menjadi lebih lancar

source: http://www.simplyrealmoms.com/wp-content/uploads/2014/01/IMG_3882-640x571.jpg

Siap Sedia Menyusui Kapanpun Bayi Minta

Persediaan susu yang rendah biasanya merupakan situasi sementara yang akan membaik dengan dukungan dan manajemen menyusui yang tepat. Membuat susu lebih banyak adalah tentang suplai dan permintaan - semakin banyak susu dikeluarkan dari payudara, semakin banyak susu yang dihasilkan. Semakin sedikit susu dihilangkan, semakin sedikit dibuat. 

Nah Moms, sediakan waktu setidaknya 8 hingga 12 kali frekuensi menyusui selama 24 jam. Masing-masing frekuensi setindaknya membutuhkan waktu 20-30 menit. Perlu diingat bahwa emakin bertambahnya usia, maka bayi akan semakin berkurang periode menyusuinya. Tapi pastikan bahwa kamu tidak menunda untuk memberikan ASI saat bayi mulai lapar

source: https://fthmb.tqn.com/KHxQ3mYwJaoASezR70Fcwnn9Clw=/768x0/filters:no_upscale():max_bytes(150000):strip_icc()/a-baby-suckling-the-breast-of-his-mother-668616931-591093243df78c9283f29379.jpg
baca juga

Tawarkan Payudara Secara Bergantian saat Menyusui

Agar permintaan dan penawaran akan ASI dapat seimbang, maka Moms harus mengusahakan bahwa bayi menyusu dari dua payudara. Gantilah posisi bayi dari satu payudara ke payudara lainnya. Tawarkan setiap payudara dua kali setiap sesi. Pastikan payudara kamu dikosongkan dengan baik pada setiap sesi umpan atau pemompaan. Kamu dapat memastikan dengan cara meraba bagian payudara atau merasakan aliran susu yang mulai berhenti atau menderas. 

source: https://d2pu2bk1b66iw6.cloudfront.net/photos/2016/03/24/143-74624-robyn-welling-breastfeeding-positions-1458794854.jpg

Jangan Terlalu Lama Meninggalkan Bayi Tanpa Memberi ASI

Moms, terkadang kita memiliki urusan di luar rumah sehingga kita harus meninggalkan bayi. Tapi sebaiknya jangan pergi lebih dari 5 jam tanpa mengeluarkan ASI. Saat bayi menghisap payudara adalah saat yang paling efektif. Tapi jika terpaksa harus meninggalkan bayi untuk bekerja di luar rumah, kamu bisa mengeluarkan ASI dengan menggunakan pompa, baik pompa tangan maupun pompa Listrik. Namun ingat Moms, teruskan menyusui jika sedang berada di dalam rumah.
 

source: https://fthmb.tqn.com/hK4Pv7gH5x1FlSVB9vcrYrKxtTQ=/768x0/filters:no_upscale():max_bytes(150000):strip_icc()/caucasian-woman-holding-baby-son-near-bottles-of-breast-milk-672158881-57ec0a045f9b586c358f1c44.jpg

Makanlah Makanan Bergizi dan Istirahat yang Cukup

Mencukupi kebutuhan nutrisi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Semakin bergizi makanan yang dikonsumsi, Moms akan mendapatkan kebaikan lebih banyak untuk diri sendiri dan bayi. Pastikan makanan mengandung karbohidrat, protein, mineral, asam folat, lemak dan vitamin. Minum air putih lebih banyak saat menyusui ya Moms. 

Selain mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup juga sangat berpengaruh untuk kelancaran produksi ASI. Istirahat yang cukup bisa mengurangi rasa stress dan tertekan. Selain itu, kamu juga membutuhkan aktvitas yang bisa menyehatkan jasmani seperti olah raga. 

source: https://www.babycenter.com/ims/2013/07/140300141_wide.jpg,qwidth=505.pagespeed.ce.8CmuIctnEN.jpg

Nah Moms, demikian cara untuk mengatasi produksi ASI sedikit. Jika Moms masih mengalami kendala, hubungi konselor laktasi. Jika Moms ingin mengonsumsi suplemen yang di klaim dapat meningkatkan produksi ASI, sebaiknya Moms mengonsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau konselor laktasi Kamu. Selamat menyusui dengan bahagia Moms!