Yoga

source: https://www.huggies.com.au

Salah satu jenis olahraga saat hamil yang populer dan cukup digemari adalah prenatal yoga Gerakan-gerakannya dirancang untuk menguatkan otot-otot yang berperan dalam proses persalinan, seperti otot pernapasan, pinggul, dan perut. Selain itu, ada jenis yoga yang kuhsus dirancang untuk meningkatkan rileksasi otot-otot yang berkaitan dengan sistem pernapasan, mulai dari hidung, paru-paru, dan diafragma. Bahkan yoga dipercaya mampu membuat ibu lebih tenang saat menghadapi persalinan lho.

 

Jalan Kaki

source: http://www.babyprepping.com

Olahraga saat hamil yang mudah dan murah adalah berjalan kaki. Selama hamil, kamu disarankan berjalan kaki selama 20-30 menit per hari. Dengan berjalan kaki, maka proses persalinan akan lebih mudah, otot menjadi lebih kuat, dan risiko terjadinya preeklampsia berkurang. Tak hanya itu, berjalan kaki selama hamil juga dapat membantu mengurangi keluhan nyeri punggung, kembung, memperlancar aliran darah, membantu sirkulasi udara, dan menghilangkan bad mood.

Nah, Agar aktivitas berjalan-jalan di luar rumah menyenangkan, kenakan sepatu sport untuk melindungi kaki agar tidak cepat pegal. Oleskan juga sunblock untuk melindungi kulit dari sengatan matahari, dan selalu bawa air mineral untuk mencegah dehidrasi.

 

baca juga

Berenang

source: https://www.whattoexpect.com

Nyeri punggung mudah sekali menghinggapi para bumil, akibat beban perut yang semakin bertambah. Untuk meredakan nyeri punggung itu, yuk berenang! Olahraga ini aman karena tidak memberi tekanan pada sendi dan ligamen bumil. Berada dalam air juga dapat membantu bumil merasa lebih ringan saat berolahraga. Keamanan berenang saat hamil sudah dibuktikan oleh presenter cantik Nadya Mulya lho. Saat hamil anak pertamanya, ia rutin berenang sampai hamil tua alias kehamilan trimester tiga.

 

Pilates

source: http://www.progressivepilatescentralcoast.com

Mirip dengan yoga, pilates merupakan olahraga saat hamil yang aman karena membantu melatih otot sambil menyelaraskan pernapasan dan gerakan tubuh. Untuk melakukan pilates, kamu harus didampingi oleh ahli atau instruktur, untuk memantau kamu tidak melakukan gerakan ekstrim. Bagi yang sering merasakan nyeri punggung selama hamil, juga dianjurkan melakukan pilates karena bermanfaat meredakan nyeri punggung.

 

baca juga

Senam Kegel

source: http://www.familienleben.ch

Sebenarnya, latihan kegel dianjurkan bagi seluruh wanita, terutama para bumil. Dengan memperkuat dan melatih otot panggul dan kemaluan, tubuh kamu akan lebih siap untuk persalinan.

 

Squatting

source: http://www.livestrong.com

Squatting atau jongkok adalah salah satu latihan mudah yang paling baik saat hamil tua, terutama bagi kamu yang ingin melahirkan normal. Squatting akan memperkuat otot perut, panggul, dan paha. Untuk memulainya, cobalah berpegangan pada kursi atau minta bantuan suami. Tahan posisi selama 5-10 detik, lakukan hingga 10 kali. Setelah melewati latihan tersebut, kamu dapat mencoba latihan jongkok penuh untuk mendorong bayi ke arah jalan lahir.

 

Birthing Ball

source: https://www.babycenter.in

Buat yang hamil tua, sering-seringlah melakukan latihan dengan birthing ball yah! Karena latihan ini dapat meminimalisir nyeri yang kamu rasakan saat persalinan.Cara melakukannya pun cukup mudah, kamu hanya perlu duduk di atasnya. Anggaplah gerakan naik turun saat duduk di birthing ball sebagai sesi mini workout. Jika merasa cukup kuat dan berenergi, kamu juga bisa mencoba beberapa posisi dan gerakan lain dengan birthing ball.