Perdarahan

source: http://hellodoktor.com
Perdarahan atau keluarnya bercak-bercak darah biasanya terjadi pada 30% bumil di trimester pertama. Perdarahan yang terjadi pada masa awal kehamilan, biasanya lebih ringan dibandingkan darah yang keluar saat masa haid. Warnanya pun bervariasi, dari merah hingga cokelat. Salah satu penyebabnya adalah implantasi, yakni saat sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan rahim. Ini memicu perdarahan selama beberapa hari, bahkan ketika kamu belum mengetahui bahwa kamu tengah hamil.

Penyebab lainnya adalah adanya polip serviks, yakni pertumbuhan daging yang tak berbahaya di daerah mulut rahim. Karena ada daging yang tumbuh, maka perdarahan akan rentan terjadi saat berhubungan seks. Kalau kamu mengalami kondisi seperti ini, maka segera periksakan diri ke dokter kandungan untuk mengetahui jenis perdarahan yang kamu alami yah!

 

Mual dan Muntah Berlebihan atau Hyperemesis Gravidarum

source: http://www.aryzauq.tv

Mual dan muntah selama kehamilan atau dikenal sebagai morning sickness adalah hal normal dialami tiap ibu hamil. Tapi, kamu perlu waspada kalau kamu mengalami mual dan muntah yang berlebihan dan dalam waktu yang lama. Karena kemungkinan kamu mengalami Hyperemesis gravidarum (HG), salah satu penyakit pada kehamilan terutama di trimester pertama. Gejala HG mirip dengan morning sickness tapi lebih parah. Jika tidak diobati HG dapat berdampak buruk pada janin.

Penyebabnya belum diketahui, namun ada yang menyebutkan terjadi karena perubahan hormon. Gejalanya muncul antara minggu ke 4 sampai 6 kehamilan dan memburuk pada minggu 9 sampai 13 dan berangsur-angsur pulih sekitar minggu ke 14 sampai 20. Biasanya ibu yang mengalaminya akan mengalami penurunan berat badan dengan drastis.

 

baca juga

Keguguran

source: https://ph.theasianparent.com

Saat mengalami perdarahan di trimester pertama kehamilan, sebaiknya langsung periksakan diri ke dokter. Karena hampir separuh dari kasus perdarahan ternyata merupakan tanda keguguran. Keguguran atau abortus adalah peristiwa berakhirnya kehamilan pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 1.000 gram.

Selain perdarahan, gejala lain dari keguguran adalah perut bagian bawah terasa kram, keluar cairan abnormal dari vagina, nyeri punggung dan hilangnya gejala kehamilan. Untuk mencegah keguguran ini, sebaiknya jaga kehamilan dengan baik dengan banyak istirahat, hindari stres, konsumsi makanan bergizi dan tidak beraktivitas terlalu berat selama hamil.

 

Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

source: https://www.cdc.gov

Saat kontrol kandungan, kamu biasanya akan diminta untuk menimbang berat badan dan juga diukur tensi. Jika tensimu mencapai 120/80 mmHg, itu berarti tekanan darahmu normal. Mengecek tekanan darah tiap kontrol ini dilakukan untuk mengetahui apakah kamu punya riwayat hipertensi atau tidak. Selain itu, untuk memantau risiko hipertensi yang mungkin terjadi.

Jika dari trimester pertama, ternyata kamu terdeteksi punya tekanan darah tinggi, maka dokter akan membantumu untuk menanganinya, agar tidak berkembang menjadi prekeklampsia yaitu kondisi di mana kandungan protein sangat tinggi dalam urin. Preeklampsia sangat berbahaya karena bisa mengancam nyawa janin dan berisiko lahir prematur.

 

baca juga

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

source: http://www.dietinpregnancy.co.uk
Infeksi, termasuk infeksi saluran kemih (ISK) pada ibu hamil tak bisa dianggap remeh. Sebab, kondisi ini bisa berisiko bagi si ibu maupun bayinya. ISK terjadi ketika bakteri E.Coli menyerang sistem saluran kemih yang terdiri atas ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Memang secara anatomi, saluran kemih wanita lebih rentan diserang bakteri jahat E.Coli. Bila tidak segera ditangani, masalah ini akan mengakibatkan ISK. ISK dibagi menjadi dua bagian, yaitu ISK bawah dan atas.

ISK bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih. Gejala dari kondisi ini meliputi rasa ingin selalu buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil. Sedangkan, ISK atas merupakan infeksi yang terjadi pada ureter dan ginjal. Gejala dari kondisi ini meliputi nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam. ISK bisa menyebabkan kelahiran prematur, bahkan ada beberapa kasus bayi meninggal.