Cara Menyimpan ASI Perah

Buat Moms yang belum tahu begini cara menyimpan ASI perah:
  • Setelah diperah, masukkan ASI ke dalam botol steril atau wadah plastik yang bersih, lalu tutup rapat. 
  • Sebelum menyimpan, sebaiknya beri keterangan pada kemasan ASIP berupa tanggal dan jam memerah. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Moms mengambil ASIP yang diperah lebih dulu. 
  • Setelah itu, simpan ASIP. Beberapa opsi tempat penyimpanan di antaranya cool box, kulkas dan freezer
Cara Menyimpan ASI Perah
source: http://wtvr.com


 

Daya Tahan ASIP Menurut Tempat Penyimpanan

1. Cool Box

Biasanya cool box digunakan sebagai wadah penyimpanan sementara. Misalnya, ibu bekerja yang memerah di kantor akan menyimpan ASIP terlebih dahulu dalam cool box. Setelah sampai di rumah baru dipindahkan ke kulkas. Cool box ini cukup membantu menyimpan ASI perah, karena dapat bertahan selama 24 jam. Dengan catatan, cool box dibiarkan tertutup rapat dan tidak sering dibuka. 
 
Daya Tahan ASIP Menurut Tempat Penyimpanan
source: http://breastfeedingbaby.net

 
baca juga

2. Kulkas

Kulkas merupkan media penyimpanan ASI perah yang cukup baik. Jika menyimpan dengan benar, maka ASIP bisa bertahan selama 3-5 hari di dalam kulkas. Pastikan meletakkan ASIP di bagian dalam kulkas, bukan di bagian pintu karena area tersebut paling sering mengalami perubahan suhu. Apabila stok ASIP cukup banyak, maka sebaiknya simpan di dalam freezer. Setelah diperah, simpan dulu ASIP di kulkas sampai dingin. Setelah dingin barulah pindahkan ke dalam freezer. Ketahanan ASIP yang disimpan dalam freezer bisa lebih lama yakni lebih dari 3 bulan. 
 
2. Kulkas
source: https://imgur.com

Selain media penyimpanan, faktor lainnya yang memengaruhi daya tahan ASIP adalah cara memerah atau memompa. Pastikan saat Moms memerah ASI, tangan sudah dicuci bersih. Begitu juga dengan peralatan, seperti botol ataupun wadah plastik. Setelah diperah, segera simpan dan jangan biarkan terlalu lama berada di suhu ruangan. 

Good luck, Moms!