Kontraksi Palsu

Banyak sekali kasus wanita yang sedang hamil panik dan segera pergi ke bidan atau rumah sakit saat merasakan tegang dan kontraksi pada perutnya. Akan tetapi, setibanya di rumah sakit dan bertemu dokter, dokter mengatakan bahwa waktu kelahiran belum tiba karena kontraksi yang dirasakan hanyalah kontraksi palsu. Kontraksi palsu ini juga sering disebut sebagai kontraksi Braxton Hicks.
 

source: https://www.orami.co.id/


Kontraksi Braxton Hicks merupakan sebuah konsidi di mana tubuh ibu sedang mempersiapkan persalinan yang akan tiba. Akan tetapi, kontraksi ini bukanlah kontraksi persalinan. Meskipun begitu, tidak semua ibu mengalami kontraksi palsu dalam proses kehamilannya. Itulah sebabnya kamu perlu memahami dan mengetahui perbedaan dan ciri-ciri kontraksi palsu agar tidak terkecoh. 
 


Ciri-Ciri Kontraksi Palsu

Jika kamu mengalami kontraksi di rumah, ada baiknya tidak langsung panik dan bergegas ke dokter. Cobalah untuk mengenali ciri-ciri berikut ini agar dapat mengenali tanda kontraksi palsu: 

  • Frekuensi dan pola kontraksi tidak teratur. Kontraksi palsu biasanya terjadi tidak dalam waktu yang lama, tidak bertambah parah, tidak bertambah sering, meskipun terkadang terasa sakit atau bahkan tidak sakit sama sekali. Contoh kontraksi palsu biasanya mengalami perubahan jarak yang tidak konstan seperti 8 menit, 5 menit, 2 menit, kemudian 10 menit.
  • Kontraksi dapat tiba-tiba berhenti saat kamu melakukan pergerakan atau berganti posisi.
  • Tidak ada bercak darah yang keluar saat terjadi kontraksi.
  • Tidak ada pecahan air ketuban.
source: http://www.curhatbidan.com/


 

baca juga


Ciri-Ciri Kontraksi Asli

Nah, agar semakin tahu perbedaannya, kamu perlu mempelajari lebih lanjut ciri-ciri dan tanda dari kontraksi asli berikut ini:

  • Meskipun diawali dengan frekuensi dan ritme yang tidak beraturan, sering berjalannya waktu kontraksi asli akan memperlihatkan pola, jarak, dan frekuensi yang beraturan dan tetap dan berkala. Sebagai contoh, kontraksi terjadi setiap lima atau tujuh menit sekali. Tiap kontraksi berlangsung selama kurang lebih 30-70 detik. 
  • Kontraksi asli tidak akan berhenti meskipun kamu mengubah posisi duduk, tidur, atau melakukan aktivitas lain. Rasa sakitnya pun akan semakin terasa dari waktu ke waktu. 
  • Kontraksi asli akan mengakibatkan rasa nyeri pada bagian punggung hingga area sekitar perut secara terus menerus.
  • Leher rahim mengalami penipisan dan pelebaran (effacement)
  • Adanya bercak darah atau flek satu atau dua hari sebelum kontraksi terasa. 
  • Pecahnya air ketuban. Apabila kontraksi yang kamu rasakan teratur dan diiringi dengan pecahnya air ketuban, bisa dipastikan bayimu akan segera lahir. 
source: https://kaaget.com/


 


Tips Mengatasi Kontraksi Palsu

Jika kamu sudah dapat mengidentifikasi kontraksi palsu, kamu dapat melakukan hal-hal berikut ini agar dapat mengatasi rasa tidak nyaman akibat kontraksi palsu :

  • Ubah Posisi Tubuh

Saat kontraksi palsu terjadi, cobalah untuk bergerak dan melakukan aktivitas lain. Kamu juga bisa mengistirahatkan tubuh jika kontraksi palsu terjadi saat kamu beraktivitas. Lakukan juga relaksasi dengan mengambil nafas dalam dan panjang.

  • Minum atau Makan

Cobalah untuk minum air hangat atau makan saat kontraksi palsu terjadi. Dengan cara ini kontraksi akan mereda dan membuat kamu merasa lebih nyaman.

  • Mandi Air Hangat

Mandi dengan air hangat dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks. Berendam dengan air hangat sekitar 20-30 menit akan cukup untuk meredakan rasa tidak nyaman akibat kontraksi palsu.

source: https://www.merries.co.id/


Nah, itulah beberapa hal seputar kontraksi palsu yang dapat kamu ketahui. Semoga bermanfaat dan selamat menyambut buah hati!