Agar Moms dapat memastikan demam anak, Moms perlu mengukur suhu tubuh anak dengan menggunakan termometer. Disarankan untuk mengukur suhu tubuh melalui anus dibandingkan mulut, ketiak, atau telinga. Jika anak memiliki suhu tubuh 37.5 bahkan 38 derajat, maka anak dikatakan demam. Perlu diketahui, bahwa demam merupakan sebuah gejala, bukan penyakit itu sendiri. Sehingga Moms tidak perlu terburu-buru memberikan obat penurun panas ke anak meskipun Moms juga harus tetap waspada. Berikut cara menurunkan panas anak tanpa obat:  
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ2mgNJIN3jCNxQTN8uTBwAkVYrvKUF2U3x5jTkRZoSFe6TACIIHQ

Mandikan Si kecil dengan Air Hangat Suam-Suam Kuku

Beberapa Moms menghindari untuk memandikan si kecil saat demam, padahal berendam air hangat mampu membuat si kecil lebih nyaman serta membantu menurunkan suhu secara perlahan sejalan dengan menurunnya suhu air. Jangan gunakan air dingin ya Moms, hal itu membuat si kecil menggigil dan menyebabkan suhu tubuhnya naik. Setelah mandi, hindari memberikan obat gosok dengan alkohol (obat demam kuno). Hal ini dapat menyebabkan lonjakan suhu dan keracunan alkohol. 

baca juga

Kompres

Ambil satu atau dua handuk tangan dan lipat memanjang. Rendam handuk dalam air yang sangat dingin atau es. Peras kelebihan air dan letakan handuk disekitar kepala, leher, pergelangan kaki, maupun pergelangan tangan. Handuk dingin atau dingin menarik panas keluar dari tubuh dan dapat menurunkan suhu tubuh. Ulangi jika handuk sudah kering atau tidak cukup dingin lagi ya Moms. Jika si kecil enggan dikompres menggunakan handuk, Moms bisa menggunakan alat kompres yang tersedia di apotik sebagai alternatif. 

Kenakan Pakaian yang Nyaman

Saat si kecil demam, biasanya orang tua mengenakan pakaian yang berlapis atau selimut tebal. Padahal seharusnya pakaian si kecil adalah pakaian yang tipis dan nyaman sehingga dapat menyerap keringat. Pakaian yang berlapis menghalangi sirkulasi panas yang keluar lewat udara. Jika si kecil menggigil, selimuti dengan selimut tipis dan nyaman, 

baca juga

Berikan Minum Banyak Secara Bertahap

Demam dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat membuat penderitanya merasa lebih buruk. Hindari dehidrasi dengan minum banyak air atau larutan rehidrasi oral seperti CeraLyte, Pedialyte. Hubungi dokter sebelum melakukannya ya Moms. Selain air putih dan larutan redehidrasi, Moms bisa menyediakan cairan dari buah-buahan, yogurt, susu, dan sup. 
Sup ayam dapat membantu mencegah dehidrasi pada si kecil. Apalagi jika sup tersebut dilengkapi dengan sayuran dan sumber protein lain. Tidak hanya redehidrasi, si kecil uga akan mendapatkana supan nutrisi untuk membuat daya tahan tubuhnya menjadi lebih baik.

Jaga Suhu Ruangan Tetap Sejuk

Hal ini perlu mengingat si kecil membutuhkan kenyamanan. Tempatkan kipas angin atau air conditioner pada suhu ruangan. Hindari kipas yang menghadap langsung ke badan si kecil. Fungsi kipas sebenarnya untuk mengatur sirkulasi udara di dalam ruangan, sehingga udara panas dari si kecil akan mudah tergantikan oleh udara segar dari luar. Usahakan tetap berada pada ruangan sejuk. Tapi jika Kamu ingin mengajaknya menghirup udara segar, hindari panas matahari langsung ya Moms. 

source: https://i0.wp.com/www.finddoctor24.com/wp-content/uploads/2017/11/Pediatric-Child-Life-Specialist-1.jpg?resize=550%2C275&ssl=1

Segera Hubungi Dokter Jika...

Meskipun cara tersebut sudah dilakukan, Moms harus tetap waspada dan bersiap menghubungi dokter jika si kecil mengalami:

  • Suhu tubuh si kecil mencapai 38 derajat C untuk anak usia kurang dari 4 bulan, dan 40 derajat C untuk balita dan anak-anak
  • Jika anak Anda mengalami demam bersamaan dengan salah satu gejala berikut, terlihat sakit atau tidak nafsu makan, tidak bersemangat, mengantuk, tanda-tanda infeksi jelas seperti nanah, ruam, sakit tenggorokan, sakit kepala, leher kaku, sakit telinga, dan tanda-tanda lainnya yang tidak biasa maka jangan tunda lagi untuk memeriksakan anak ke dokter ya Moms.