1. Gerakan Janin

Selama kehamilan, perhatikan dan rasakan bagaimana gerakan janin. Umumnya, janin mulai menampakkan pergerakan saat kehamilan memasuki usia 5 bulan. Gerakan janin pertama disebut percepatan dan sering dirasakan sebagai debaran. Kadang juga terasa seperti suara gas di dalam perut. Di usia 6 bulan, janin mulai bereaksi terhadap suara, lalu meresponnya dengan bergerak. Apabila Moms merasakan ada hentakan di dalam rahim, itu kemungkinan bayi sedang cegukan. Pada bulan ketujuh, janin mulai merespon rangsangan seperti nyeri, suara dan cahaya. Di usia 8 bulan, bayi sering berganti posisi dan melakukan gerakan menendang. Janin 9 bulan bergerak lebih minim karena keterbatasan ruang.
 

source: https://www.9monate.de

 

2. Tumbuh Kembang Normal

Untuk mengetahui apakah pertumbuhan dan perkembangan janin berjalan normal, maka Moms perlu melakukan kontrol rutin dengan dokter kandungan. Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mendeteksi perkembangan janin, antara lain tes urine dan USG. Lewat USG, dokter akan melihat pertumbuhan fisik janin apakah normal atau tidak. 

Janin 5 bulan yang sehat panjangnya sekitar 25 cm. Setiap bulan akan bertambah 5 cm. Untuk berat janin minggu ke-20 sekitar 550 gram. Makin bertambah sampai 9 bulan menjadi 1.600 gram dan panjang badannya sekitar 40 cm. 
 
source: https://www.sbklinika.lt

 
baca juga

3. Detak Jantung Normal

Saat kehamilan mencapai 5 minggu, detak jantung janin mulai terasa. Detak jantung normal janin hampir sama dengan ibunya, yaitu berkisar antara 80-85 denyut per menit (BPM). Di awal kehamilan minggu ke-9, denyut jantung akan bertambah, rata-rata 175 BPM. Pertengahan masa kehamilan, detak jantung bisa berkisar antara 120-180 BPM. Ketika usia kehamilan mencapai akhir, denyut akan menurun, tapi jumlahnya tetap dua kali denyut jantung orang dewasa. Kesehatan bayi dalam kandungan dapat dideteksi dari denyut jantungnya. Jika detak jantungnya lemah dan jumlahnya lebih rendah dari normal, maka kemungkinan ada yang tak beres. Oleh karena itu, Moms perlu rutin memeriksakan denyut jantung bayi ke dokter.
 

source: https://www.babyinfo.com.au

 

4. Posisi Janin

Menjelang usia kehamilan mendekati cukup bulan, janin yang sehat akan menempati posisi yang benar yakni letak kepala berada di bagian terbawah dari panggul ibu. Posisi ini berperan penting untuk melancarkan proses persalinan nantinya. Yang tidak normal adalah jika posisi janin atau bayi sungsang atau membujur dalam rahim dengan bokong pada bagian bawah. Apabila posisi bayi sungsang maka akan sulit dilahirkan. Di sinilah dokter menyarankan agar bayi dikeluarkan lewat operasi sesar. 
 

source: http://www.yummymummyclub.ca

Itu dia beberapa ciri-ciri janin sehat dalam kandungan. Rutinlah melakukan kontrol ke dokter kandungan untuk mengetahui kondisi calon bayimu, sehat atau tidak ya, Moms!