Jelaskan Bahwa Dokter Adalah Orang Baik Karena Menyembuhkan Penyakit

source: http://www.slate.com

Sebelum membawa anak ke dokter, ajak ia bicara mengenai tempat yang akan kalian kunjungi. Beri penjelasan kepada anak jika akan bertemu dengan dokter untuk menyembuhkan penyakitnya. Katakan bahwa dokter adalah teman yang menyenangkan, yang bekerja menolong anak-anak yang sedang sakit untuk lekas sembuh dan sehat sehingga bisa kembali bermain.

 

baca juga

Pilihlah Dokter yang Menyenangkan

source: https://www.shutterstock.com

Tanyakan kepada para ibu lain mengenai dokter yang tidak hanya profesional, tapi juga punya sikap bersahabat pada anak-anak dan dan murah senyum. Bila kamu belum menemukan rekomendasi dokter yang baik, maka belajarlah dari pengalaman pertama. Bial melihat gelagat anak tidak merasa nyaman dengan dokter di hadapannya, sebaiknya mulailah mencari alternatif dokter lain.

 

Ciptakan Rasa Nyaman Pada Anak saat Bertemu Dokter

source: http://littletexanslearningacademy.com

Berikan rasa nyaman kepada anak saat bertemu dokter, misalnya dengan membawa mainan favoritnya, buku cerita, atau benda kesayangannya. Saat anak diperiksa dokter, biarkan ia duduk tenang dan kamu berdiri dekatnya. Bila ia menangis, jangan memarahinya yah! Beritahu kepada anak "tidak apa-apa" dan pemeriksaannya akan segera selesai, sehingga boleh pulang.

 

baca juga

Berikan Pujian atau Reward Kepada Anak Setelah Menghadapi Ketakutannya Itu

source: http://nashamama.com

Berikanlah pujian atau hadiah kecil bila anak sudah berhasil menaklukkan rasa takutnya bertemu dokter. Misalnya dengan mengajaknya makan es krim favoritnya atau mengunjungi playground usai dari tempat praktik dokter. Berikan pula kecupan di kening atau usapan di kepala sebaga tanda kamu bangga dengan sikapnya. Dengan begitu anak akan merasa dihargai dan senang bila diajak kembali ke dokter.

 

Jangan Sekali-kali Mengancam Anak

source: http://www.parents.com

Sebaiknya jangan katakan pada anak kalau tidak mau ke dokter, ia tidak akan sembuh, plus menakut-nakuti bahwa jika ia tidak mau minum obat, kamu akan membawanya ke dokter untuk disuntik. Kalimat semacam itu mengandung ancaman yang akan membuat anak berpikir bahwa pergi ke dokter adalah sebuah hukuman dan dokter adalah sosok yang menyeramkan dengan suntikannya. Anak takut ke dokter dimulai dari ancaman seperti ini lho!