Baringkan Bayi dengan Posisi Lebih Tinggi dari Tubuhnya

Mengatasi gumoh pada bayi tidaklah terlalu sulit, yaitu dengan memanfaatkan gaya gravitasi untuk menguranginya. Gravitasi akan menahan cairan di dalam lambung bayi agar tetap berada di tempatnya. Jadi, saat menyusu atau setelahnya, sebaiknya baringkan bayi dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dibandingkan perutnya, paling tidak dengan sudut 30 derajat. Lakukan ini setiap kali kamu selesai menyusui yah!

 

source: http://daycon.com.vn


 

Sendawakan Bayi Tiap Kali Selesai Menyusu

Setelah menyusu, segera sendawakan bayi. Sendawa akan mengeluarkan udara yang tertelan. Ada beberapa teknik untuk menyendawakan bayi. Cara pertama adalah dengan menggendong sambil menyandarkan kepalanya di bahu. Tegakkan posisi bayi dan tepuk atau usap lembut punggungnya.

Cara kedua adalah mendudukkan bayi dalam posisi tegak, menghadap depan di pangkuan. Sangga perutnya dengan tangan dan usap punggungnya. Posisi ini akan membuat lambung tertahan dan sendawa keluar. Terakhir, letakkan bayi dengan posisi tengkurap di pangkuan. Tahan kepalanya dengan salah satu tangan dan tepuk lembut punggungnya.

 

source: http://kellymom.com


 

baca juga

Beri ASI Sedikit Tapi Sering

Berikan bayi minum sedikit tapi sering. Gumoh pada bayi juga terjadi karena ia terlalu banyak minum susu sehingga melampaui kapasitas lambungnya. Susu yang tidak tertampung itu nantinya akan keluar dengan spontan. Oleh karenanya, jangan menyusui bayi secara berlebihan yah!

 

source: https://www.aptaclub.co.uk


 

Jangan Mengguncang Bayi Setelah Menyusu

Beberapa ahli juga menduga gumoh terjadi karena bergerak terlalu aktif. Misalnya, sehabis minum susu, bayi langsung diayun atau diguncang. Maka tak heran kalau susu yang diminumnya akan keluar kembali, sebelum dicerna oleh sistem pencernaannya.

 

source: http://www.newbornhub.com


 

baca juga

Bawa Bayi ke Dokter untuk Diperiksa

Apabila kamu sudah mencoba semua cara di atas, tapi tetap tidak mengurangi gumoh bayimu, makan ada baiknya kamu membawa bayi ke dokter. Dokter akan memberikan obat yang membuat makanan di lambung bayi cepat mencapai usus, sehingga tidak mungkin dikeluarkan lagi.

source: http://www.lhosf.org