1. Pijat Payudara

Bagian payudara yang terkena mastitis masih bisa digunakan menyusui bayi. Sebelum menyusui, pijat dan perah ASI dengan tangan terlebih dahulu sebelum mengarahkan bayi ke payudara. Hal ini dapat membantu melancarkan aliran ASI. Mungkin Moms akan merasakan sedikit nyeri. Tahan dulu rasa sakitnya ya, Moms. Jika benar-benar tak bisa menyusui, maka gunakan payudara yang tidak terkena mastitis untuk menyusu. 
 
source: http://scienzaesalute.blogosfere.it

 

2. Perhatikan Perlekatan

Posisi puting dalam mulut bayi atau perlekatan (latch on) sangat penting dalam menyusui. Perlekatan menjadi faktor penentu apakah kamu menyusui dengan produktif dan aliran ASI lancar. Apabila melihat bayi tidak minum cukup ASI, maka cek perlekatan. Konsultasilah dengan ahli laktasi mengenai posisi dan perlekatan yang benar saat menyusui ya! 
 
source: https://babyclub.asda.com

 
baca juga

3. Sering Menyusui

Produksi ASI adalah proses yang berkelanjutan, sehingga perlu dikeluarkan untuk mengurangi tekanan pada payudara. Oleh karenanya, Moms wajib menyusui setiap dua jam atau setiap kali bayi lapar. Biarkan bayi menyusui selama diperlukan. Ketika Moms tidak bisa menyusui bayi secara langsung dari payudara, maka perah ASI Anda sesering mungkin. Pastikan ASI dikeluarkan setiap hari. 
 
source: https://www.sevendaysvt.com

 

4. Gunakan Payudara secara Bergantian

Selama menyusui, gunakan payudara secara bergantian. Hindari hanya menyusui dengan payudara kanan atau kiri saja. Saat menggunakan payudara secara bergatian, carilah posisi yang nyaman untuk masing-masing payudara. Ibu bisa menyusui sambil duduk dengan bersandar pada bantal empuk, atapun setengah berbaring di atas tempat tidur. Pilih posisi sesuai kenyamanan ibu dan bayi. 
 
source: http://www.slate.com

 
baca juga

5. Periksa Payudara

Selalu periksa payudara sebelum dan sesudah menyusui. Usahakan ASI benar-benar kering dan payudara terasa lebih ringan setelah menyusui. Untuk memastikan ASI mengering, maka perah payudara dengan tangan untuk mengeluarkan sisanya. Jika payudara tak kunjung sembuh setelah 3 kali menyusui ataupun rasa sakitnya bertambah parah, maka segera periksakan diri ke dokter ataupun ahli laktasi ya, Moms! 
 
source: http://www.momjunction.com
Nah Moms, itulah beberapa tips agar Moms bisa tetap menyusui, meskipun terkena mastitis. Apa pun pasti akan Moms lakukan demi kebaikan si kecil, ya!