Kenali Kesiapan Anak

Hal pertama yang harus Moms lakukan untuk memperkenalkan puasa pada si kecil adalah dengan melihat kesiapan anak dalam belajar berpuasa. Tiap anak relatif berbeda, tetapi ada beberapa tanda yang dapat kamu amati untuk mengetahui apakah anak sudah siap untuk berpuasa:

  1. Anak sudah tidak lagi ASI. Anak yang masih dalam tahapan ASI (2 tahun ke bawah) memerlukan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Jadi, jangan paksakan anak untuk belajar berpuasa pada usia ini.
  2. Anak sudah memiliki jadwal tidur yang baik. Jika si kecil masih memiliki jadwal tidur yang berubah-ubah, sebaiknya urungkan niat untuk mengajak ia berpuasa. Hal ini sangat berpengaruh sebab anak akan sulit untuk menyesuaikan jadwal sahur.
  3. Anak sudah mampu berkomunikasi dengan baik. Kemampuan komunikasi anak sangatlah penting untuk bisa memperkenalkan ibadah puasa pada anak.
source: https://islami.co/


 


Hidupkan Suasana Ramadhan

Setelah melihat kesiapan anak, Moms dapat mulai memperkenalkan puasa dengan menghidupkan suasana bulan suci Ramadhan lebih dekat pada si kecil. Sebelum memasuki bulan Ramadhan, ceritakan padanya kisah-kisah penting yang terjadi di bulan Ramadhan. Lalu jelaskan juga mengenai ibadah-ibadah spesial di bulan Ramadhan. Kamu dapat memberikannya dalam bentuk cerita atau lagu-lagu. Ajak seluruh anggota keluarga untuk terlihat bersemangat dalam menyambut Ramadhan. Dengan begitu, motivasi si kecil juga akan terbangun untuk ikut berpartisipasi.
 

source: https://www.express.co.uk/


 

baca juga


Siapkan Menu Sahur dan Berbuka Favorit

Beberapa hari sebelum Ramadhan, mulai tanyakan menu-menu makanan yang disukai anak. Katakan padanya bahwa kamu akan mempersiapkan makanan-makanan kesukaannya khusus untuk sahur dan berbuka. Dijamin anak akan menjadi lebih bersemangat dan tidak sabar menunggu waktu-waktu berpuasa.

source: http://safebee.com/


 


Saat Anak Berpuasa

  • Bangunkan Anak Untuk Sahur

Saat memasuki hari pertama si kecil berpuasa, bangunkan si kecil perlahan dengan lembut. Tetap jaga semangat dan kegembiraan suasana Ramadhan dengan menyalakan tayangan televisi kesukaannya. Pastikan anak untuk selalu sahur sebelum berpuasa. Jika tidak sahur, berarti ia tidak berpuasa hari itu.

  • Latih Perlahan

Untuk beberapa hari pertama, jangan paksakan anak untuk langsung berpuasa selama 1 hari penuh. Buatlah anak terbiasa dengan rasa haus dan lapar pada dalam satu periode tertentu. Misalnya, untuk satu minggu pertama, mintalah anak untuk menahan lapar hingga waktu adzan dzuhur, dan puasa dilanjutkan lagi. 
 

source: https://www.prosehat.com/


 

baca juga


Apresiasi Anak 

Jangan pernah memaksa anak berpuasa dengan memberikannya sindiran atau cemooh meskipun hanya bercanda. Hindari membandingkan dirinya dengan anak lain yang sudah mampu berpuasa lebih lama. Cara itu dapat membuatnya berbohong berpuasa padahal diam-diam ia minum atau makan saat kamu tidak ada. Lebih baik terus motivasi dengan hal-hal positif, tanamkan juga nilai kejujuran karena Tuhan Maha Melihat. Jangan janjikan hadiah yang berlebihan. Lebih baik berikan hadiah tanpa dia mengharapkan sebagai bentuk apresiasi bukan pancingan.
 

source: https://hijabilifedotcom.files.wordpress.com/


Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk melatih anak berpuasa. Semoga bermanfaat, Moms!