Gejala Bayi Kuning

Penyakit kuning merupakan masalah yang cukup umum yang terjadi pada bayi yang lahir prematur (sebelum usia kehamilan 38 minggu) dan bayi yang diberi ASI. Bayi mengalami kuning terjadi karena organ hati tidak cukup matang untuk menyingkirkan bilirubin dalam aliran darah. Beberapa gejala yang terlihat saat bayi terkena penyakit ini di antaranya: 
  • kulit menguning yang biasanya terjadi pada hari kedua atau keempat bayi lahir
  • terdapat titik atau bagian putih pada mata
  • kulit terlihat kuning saat dahi dan hindung bayi ditekan
Ternyata, Ini Gejala Sakit Kuning pada Bayi dan Penyebabnya, Moms!
source: http://pregnancyandbaby.com


Beberapa tanda di atas merupakan gejala penyakit kuning yang ringan. Penyakit ini bertambah parah apabila memperlihatkan tanda seperti berikut: 
  • kulit bayi menjadi lebih kuning
  • kulit bayi tampak kuning di perut, lengan, atau kaki
  • warna putih mata bayi berubah menjadi kuning
  • bayi tampak lesu atau sakit dan sulit dibangunkan
  • bayi tidak bertambah berat atau kurang makan
  • bayi bersuara dengan nada tinggi
  • penyakit ini bertahan hampir 3 minggu
Penyebab Bayi Kuning
  • Kadar bilirubin yang tinggi atau hiperbilirubinemia merupakan penyebab utama jaundice atau bayi kuning. Bilirubin dihasilkan saat sel darah merah pecah. Normalnya, bilirubin akan bergerak melewati hati untuk dikeluarkan dari badan. Namun, organ hati bayi yang belum matang kadang tidak bisa memproses bilirubin, sehingga kadarnya meningkat. 
  • Penyebab lainnya adalah infeksi pada sel darah (sepsis), pendarahan internal (hemorrhage)infeksi virus dan bakteri.
  • Ketidakcocokan antara darah ibu dan bayi.
  • Kerusakan fungsi hati.
  • Kekurangan enzim.
  • Kelainan sel darah merah. 
Ternyata, Ini Gejala Sakit Kuning pada Bayi dan Penyebabnya, Moms!
source: https://doctor.ndtv.com

 
baca juga
Faktor Risiko

Beberapa bayi lebih mudah mengalami penyakit kuning, dibanding bayi yang lainnya. Hal ini disebabkan oleh faktor risiko, di antaranya: 

Bayi lahir prematur
Bayi yang lahir sebelum 38 minggu tidak dapat memproses bilirubin secepat yang dilakukan bayi lahir normal.  Kesulitan minum ASI dan keterbatasan fungsi usus juga membuat bilirubin dalam tubuh bayi sulit dikeluarkan lewat feses. 

Memar saat lahir
Jika bayi baru lahir mengalami memar karena proses persalinan, maka akan memengaruhi pecahnya sel darah merahnya dalam jumlah yang banyak, sehingga menghasilkan kadar bilirubin yang berlebihan. 

Golongan darah
Apabila golongan darah ibu berbeda dengan bayi, bayi akan menerima antibodi melalui plasenta yang menyebabkan sel darahnya lebih cepat terurai.

Menyusui
Bayi yang kesulitan meminum ASI akan berisiko lebih tinggi mengalami kuning, karena dehidrasi dan asupan kalorinya rendah. Namun, karena manfaat menyusui, para ahli tetap merekomendasikan agar ASI tetap diberikan kepada bayi. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu untuk memastikan bayi cukup makan dan terhidrasi.
 
Ternyata, Ini Gejala Sakit Kuning pada Bayi dan Penyebabnya, Moms!
source: http://www.momjunction.com

Nah, itu dia gejala dan penyebab penyakit kuning pada bayi. Jangan tunda membawa bayi ke dokter apabila gejala penyakitnya bertambah parah ya, Moms!