Kurangnya pengetahuan para orangtua dalam merawat bayi menjadi alasan utama banyak bayi yang mengalami masalah hingga kematian akibat diberikan makanan yang terlalu cepat. Padahal disarankan bahwa ibu harus memberikan ASI eksklusif selama enam bulan tanpa memberikan makanan apapun.
 
Setelah bayi berusia enam bulan, barulah bayi dapat diberikan makanan atau MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang disertai dengan tetap memberikan ASI selama ia berusia dua tahun. Oleh karena itu WHO (World Health Organization) menyatakan pentingnya edukasi seputar ASI dan MPASI agar tidak ada lagi orangtua yang melakukan kesalahan tersebut.


Nah, berikut ini adalah bahaya memberikan makanan kepada bayi terlalu cepat:

1. Bayi Mudah Terkena Penyakit
Bayi yang menerima asupan selain ASI akan membuat sistem imunnya berkurang. Mengapa? Memberikan makanan terlalu cepat kepada anak akan membuat kuman dan bakteri mudah masuk sedangkan tubuh bayi belum berkembang secara sempurna. Kondisi tersebut akan membuat bayi lebih mudah terkena penyakit seperti pernapasan maupun penyakit saluran pencernaan salah satunya diare.
 

source: http://www.rantchic.com
baca juga


2. Bayi Mengalami Alergi Makanan
Perlu diketahui bahwa usia 4-6 bulan, usus bayi masih “terbuka” sedangkan penutupan usus dan bayi sudah mulai dapat memproduksi antibodi sendiri saat ia berusia enam bulan. Oleh karena itu, bayi mendapatkan makanan terlalu cepat akan lebih berisiko mengalami alergi makanan.
 

source: http://www.netralnews.com


3. Bayi Berisiko Mengalami Obesitas
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan asupan makanan terlalu cepat akan meningkatkan kandungan lemak sehingga anak akan berisiko mengelami obesitas ke depannya.
 

source: http://hk.on.cc
baca juga


4. Bayi Mengalami Masalah Pencernaan
Sistem pencernaan bayi di bawah usia enam bulan belum dapat berfungsi dengan benar. Karena itu, pemberian makanan terlalu dini dapat berisiko membuat bayi mengalami masalah pencernaan, seperti diare, sembelit, timbulnya gas dan lainnya.
 

source: https://static.abbottnutrition.com


5. Bayi Berisiko Mengalami Invaginasi Usus
Apa itu invaginasi usus? Invaginasi usus adalah kondisi dimana segmen usus masuk ke dalam bagian usus yang lain. Kondisi tersebut dapat menyebabkan timbulnya masalah serius kepada bayi bahkan kematian. Walaupun belum diketahui lebih pasti penyebabnya, namun beberapa peneliti menyatakan bahwan pemberian MPASI yang terlalu cepat menjadi penyebab yang paling kuat.
 

source: http://www.healthline.com